Usai Prambanan Jazz 2018, Indra Lesmana Ingin Lanjutkan Kolaborasi Dengan Eva Celia?

Minggu, 19 Agustus 2018 12:30  | 

Indra Lesmana



Eva Celia - Indra Lesmana © Bintang.com/Bambang E. Ros

Kapanlagi.com - Prambanan Jazz Festival akhirnya kembali digelar dengan menghadirkan sederet musisi nasional dan internasional ternama. Festival ini pun mencatat nama Indra Lesmana dan Eva Celia sebagai proyek kolaborasi yang tampil di Prambanan Jazz Festival 2018. Menjadi pengalaman kedua tampil di acara ini, Indra Lesmana pun memberikan komentarnya.

"Kalau Eva pertama, kalau saya kedua. Dari segi production lebih tertata rapi, timing-nya juga. Untuk ke depannya harus dipikirkan, kan ada dua panggung, kalau bertabrakan musiknya kami juga susah mainnya. Penonton juga susah menikmati. Tahun depan mungkin jadi PR supaya antar panggung tidak mengganggu," ujar Indra Lesmana, saat ditemui bersama Eva Celia di Prambanan Jazz Festival 2018.

Namun tentu saja tidak bisa dipungkiri kalau kehadiran beberapa musisi yang memang melangkah di luar koridor musik jazz membuat identitas acara-acara seperti ini jadi hal yang cukup lumrah untuk dipertanyakan. Walau begitu Indra Lesmana memiliki pendapat sendiri akan hal tersebut.

(kpl/pur/ntn)

1. Prambanan Jazz Festival 2018 Jadi Pembeda

"Sebenernya gini, jazz festival sudah jadi culture, di mana menjadi tempat pesta musik. Bukan hanya jazz, keterbukaan musik jazz terhadap musik lain sehingga festival jazz jadi lebih lentur, lebih cair dengan musik lain. Kedua, pasti ada pertimbangan komersil, kalau ada musisi yang mampu mendatangkan penonton kan nantinya uang hasil tiket bisa untuk kelangsungan festival jazz itu sendiri," jelasnya.

Terlepas dari itu semua, Indra Lesmana mengungkapkan kalau Prambanan Jazz Festival sendiri sudah berhasil menjadi pembeda di antara sederet acara musik yang serupa. Menariknya, Indra Lesmana juga mengatakan kalau ia sangat tertarik untuk melanjutkan penampilannya bersama Eva Celia di Prambanan Jazz Festival 2018 sebagai sebuah proyek kolaborasi baru untuk ke depannya.

"Jazz Festival sudah banyak banget. Supaya mempunyai magnet yang kuat untuk festival internasional harus punya pembeda. Nah prambanan jazz ini sudah yang membedakan. Di prambanan sebuah situs yang sangat sakral. Situs yang membanggakan. Prambanan jazz sudah punya keuntungan tinggal mengelola secara kualitas dan musiknya dikembangkan. Kami sering diskusi ini. Kami sangat sering memikirkan untuk membuat sesuatu. Tapi kami mau membuat sesuatu yang konseptual gak asal. Jujur, mau banget," pungkasnya.

2. Penampilan Diana Krall di Prambanan Jazz Festival 2018

Pianis dan penyanyi jazz, Diana Krall, tampil sebagai penutup pagelaran Prambanan Jazz 2018 hari kedua yang digelar di Taman Wisata Candi Prambanan, Sabtu (18/8). Hadir di panggung special show (Rorojonggrang Stage), Diana Krall mengaku terkesan dengan sambutan penonton dan pemandangan di Indonesia.

"Halo Jogjakarta. Ini pertama kali aku ke sini. Senang bisa tampil di Indonesia dengan pemandangan panggung yang indah," kata Diana Krall saat naik pentas.

Setelah itu, sebuah lagu berjudul Deed I Do pun berkumandang di atas panggung. Baru lagu pertama saja, Diana Krall yang ditemani tiga pemain band sudah mampu memukau ribuan penonton. Suara khasnya dan permainan piano yang ciamik, dipertunjukkan Diana dari atas panggung.

"Terima kasih. Senang bisa terlibat di sini. Aku berbagi panggung dengan banyak artis hebat. Aku akan bawakan banyak lagu cinta," kata Diana Krall.

Ia pun mengenalkan personil bandnya yang disambut tepuk tangan meriah ribuan penonton. Dalam komposisi bandnya hadir Anthony Wilson (gitar), Kareem (drum), dan Robert (bass). "Belum lama aku berada di sini. Tapi aku sudah dapat hari yang menyenangkan. Terima kasih," ucap Diana Krall.

3. Mengenang Aretha Franklin Dari Atas Panggung

Selanjutnya, Diana Krall melanjutkan dengan lagu LOVE. Di lagu ini ia sempat kaget saat dirinya memainkan piano, ribuan penonton tanpa komando ikut bernyanyi. "Kutemani kalian bernyanyi saja ya. Kami baru mulai tapi aku sudah mulai menitikan air mata," ucapnya.

Sekitar 90 menit tampil, Diana Krall mampu memanjakan penonton dengan lagu-lagu andalannya. Ia juga memainkan lagu-lagu dari beberapa penyanyi, misalnya I've Got You Under My Skin dan Fly Me To The Moon dari Frank Sinatra. Lalu Simple Twist of Fate dari Rod Steward dan Blue Skies dari Bob Dylan.

Di tengah pertunjukkan, Diana Krall juga sempat memberikan rasa dukanya atas meninggalnya Aretha Franklin. Baginya, Aretha menjadi salah satu penyanyi yang memberikan inspirasi bermusiknya

"Aretha Franklin baru saja meninggal dunia. Tapi aku selalu merasa jiwanya masih hadir di sini. Pikirkan berbagai hal hebat yang sudah ia lakukan dengan musiknya. Ia memberi inspirasi pada kami," kata Diana Krall.

Baca Yang Ini Juga!

Java Jive Nostalgia Bareng Penonton di Prambanan Jazz Festival 2018

Tutup Prambanan Jazz 2018, KahitRan Ajak Penonton Naik Panggung

Pesta Musik dan Charity Untuk Korban Gempa Lombok di Prambanan Jazz 2018

Kolaborasi Segar di Konser 25 Tahun BE3, Tampilkan Nino, Mario & Gamal Tapiheru

Be3 Tampil Elegan Sekaligus Hebring di Konser 25 Tahunnya

(kpl/pur/ntn)