Ribuan Penonton Penuhi Gedung Graha Cakrawala, Band Legendaris God Bless Obati Kerinduan Pada Konser Musik Rock di Malang

Kamis, 05 Maret 2020 16:38  | 

God Bless



God Bless © Kapanlagi/Boni Susanto

Kapanlagi.com - Grup musik legendaris God Bless berhasil mengobati kerinduan akan suguhan konser musik rock di Malang. Ribuan penikmat musik rock memenuhi Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM), seraya berjingkrak mengikuti hentakan musik Ahmad Albar dan kawan-kawan.

Sebanyak 15 lagu disuguhkan dari album populer lintas generasi sejak God Bless berdiri tahun 1970-an. Deretan para penonton mengikuti lirik demi syair setiap lagu sambil beberapa mengabadikan lewat ponselnya.

Konser diawali dengan permainan gitar melodi Ian Antono dengan lagu Padamu Negeri. Jari gitaris asli Arek Malang itu sejenak membuat suasana konser haru ditambah backsound keyboard Abadi Soesman.

Tiga lingting utama di atas panggung menyorot permainan gitar Ian Antono dan beberapa kali lampu konser mengarah ke 'meja' Abadi Soesman, yang juga asli Malang. Beberapa penonton lantang terdengar ikut menyanyikan Padamu Negeri, sambil berdiri sebagai penghormatan.

Lengkingan permainan gitar Ian Antono disambut kemunculan Ahmad Albar dengan lagu Bla Bla Bla. Seiring tepuk tangan dan teriakan penonton yang antusias mengikuti syair lagunya.

Iyek, sapaan akrab Ahmad Albar, memberi apresiasi penonton lewat sapaan ringan, sebelum penampilannya berlanjut ke lagu Kehidupan.

"Selamat malam Malang, seneng banget, luar biasa sekali kita bisa turut meramaikan Ngalam Ngerock Kembali. Kita langsung saja Kehidupan," sapanya disambut tepuk tangan penonton di Malang, Rabu (4/3).

 

1. Penonton Rata-Rata Hafal Lagu God Bless

Selanjutnya penonton dibawa oleh hentakan permainan drum Fajar Satriatama saat mengawali lagu Menjilat Matahari. Lirik bait lagu populer itu pun langsung disambut penonton yang rata-rata hafal di luar kepala.

Suasana panas pun sejenak dibuat cooling down dengan lagu Rumah Kita. Meski tak lama kemudian kembali lewat lagu di album cadas pertama, Sesat. Tuntas dari lagu ciptaan Donny Fatah dan Sjuman Jaya itu berlanjut Musisi dan berturut-turut Balada Kehidupan, Huma di Atas Bukit dan Syair Kehidupan.

Lagu ciptaan dan populer tahun 1977, Panggung Sandiwara menjadi lagu paling dinanti penonton lewat suara koor mereka. Disusul lagu Cermin, Setan Tertawa, Bis Kota dan Sodom and Gomorah.

Sebagai lagu penutup Godbless membawakan lagu Semut Hitam sambil berpamitan kepada penonton yang enggan beranjak.

2. Sylvia Saarjhe Hibur Warga Malang

Sementara lady rocker tahun 1970-an, Sylvia Saarjhe menilai aksi God Bless berhasil menghibur warga Malang dan sekitarnya. Stamina God Bless masih luar biasa kendati membawakan belasan lagu.

"God Bless is the best ya, untuk Malang Raya kita berbahagia hari ini. Dari sgi performance masih oke, Iyek dan kawan-kawan masih oke. Staminanya luar biasa, belasan lagu masih oke," kata Sylvia Saarjhe pelantun Biarawati 1978 itu.

Senada dengan Sylvia Saarjhe, musisi Anto Baret mengaku bangga dengan aksi God Bless meski dalam usia yang tidak muda lagi. Konser God Bless diharapkan menjadi motivasi para musisi muda untuk terus berkarya.

"Sebagai legend, salut dalam usia seperti itu masih bisa berjingkrak-jingkrak, tapi yang penting virus rock semoga bisa melanda Kota Malang, dalam arti semangat dan spirit dapat mendorong musisi muda untuk berkarya," ungkapnya.

3. Tidak Banyak Mengurangi Aksi

Anto tidak mengelak, grup musik seusia Godbless menghadapi masalah di stamina, tetapi tidak banyak mengurangi aksi selama di panggung. Pesan dan semangatnya sampai kepada seluruh penonton dan para penggemarnya .

"Kalau performance, usia tidak bisa dibohongi, artinya gerak sudah mulai terbatas tetapi tidak masalah terpenting artikulasi, syairnya nyampai itu sudah luar biasa," ungkapnya.

God Bless tampil di Malang dalam konser Ngalam Ngerock Kembali di Graha Cakrawala Universitas Negeri (UM) Malang, Rabu (4/3). Konser digelar dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya.

Baca Ini Yuk

God Bless dan Segenap Kenangan Indah Bersama Kota Malang

Tutup JogjaROCKarta #4 Vokalis Scorpions Kalungkan Bendera Merah Putih dan Ucapkan Bahasa Indonesia

Tampil Sempurna di JogjaROCKarta #4, Whitesnake Puaskan Belasan Ribu Penonton

God Bless Hangatkan Suasana Sore di JogjaROCKarta #4

Sejak Kecil Vokalis Scorpions Sudah Tahu Tentang Indonesia karena Menonton Tielman Brothers

(kpl/dar/nda)