[Interview] Tim Hwang: I Grew Up Singing All My Life

Selasa, 08 Mei 2012 14:10 | 

Tim Hwang

[Interview] Tim Hwang: I Grew Up Singing All My Life
Tim Hwang




KapanLagi.com - Hwang Young-Min atau yang lebih akrab disapa Tim, merupakan penyanyi yang sudah tidak asing di kalangan fans K-pop. Tim sendiri memang besar di lingkungan keluarga yang dekat hubungannya dengan musik, sehingga pada akhirnya ia dapat memainkan beberapa instrumen dengan sendirinya. Saat ini, Tim disebut sebagai 'Korean Prince of Ballad' karena keahliannya dalam menyanyikan sekaligus menciptakan lagu-lagu ballad yang menyayat hati. Salah satu karya terbaik Tim adalah sebuah lagu yang berjudul Saranghamnida atau 'I Love You'.

Cowok ganteng yang akrab disapa Tim Hwang ini pun melebarkan sayapnya dengan merambah ke dunia akting. Sebetulnya ini bukan kali pertamanya ia berakting, sebelumnya Tim pernah membintangi beberapa pertunjukan musikal di Korea. Namun, kali ini tentunya sangat berbeda karena Tim akan beradu akting dengan aktris asal Indonesia, yaitu Revalina S Temat. Sinteron yang akan segera ditayangkan di salah satu stasiun TV swasta ini menggunakan lagu Tim - Saranghamnida sebagai soundtracknya. Namun, lagu ini nantinya akan dirilis dengan versi yang berbeda di Indonesia. Kenapa berbeda? karena Tim akan berduet dengan salah satu penyanyi wanita dari Indonesia yang sudah tidak asing lagi, Astrid.

Saat ini Tim sedang berada di Indonesia untuk kepentingan syuting sinetron. Berapa lama Tim akan berada di Indonesia? Simak obrolan KapanLagi.com dengan Tim Hwang saat ditemui dalam sebuah interview eksklusif pada 23 April 2012 lalu.

Hai Tim, berapa lama kamu akan tinggal di Indonesia
Tim
: Well, saya akan berada di Bali sekitar 3 minggu, lalu akan kembali ke Jakarta untuk tinggal selama 4 minggu. Jadi, saya akan berada di Indonesia sekitar 2,5 bulan. Saya akan merasakan pancaran matahari di Jakarta dalam waktu yang cukup lama, mungkin saya akan kembali ke Korea sebagai seorang Indonesia.

Apakah kamu sudah mencoba makanan-makanan asli Indonesia?
Tim: Jelas! Saya sudah mencoba nasi goreng, sate, sop buntut, sejujurnya apapun yang saya coba terasa sangat enak di lidah saya, bahkan saya merasa seperti orang Indonesia karena makanan Indonesia tidak terasa asing sama sekali di lidah saya. Orang-orang di Korea juga selalu membicarakan tentang betapa enaknya makanan-makanan di Indonesia, oleh karena itu saya harus sekali mencobanya.

Bisakah kamu ceritakan tentang lagu duetmu dengan Astrid?
Tim: Lagu ini berjudul Saranghamnida. Sebetulnya lagu ini dirilis pada tahun 2003, lalu dibuat versi akustiknya untuk soundtrack sinetron ini agar bisa dinyanyikan dengan Astrid. Saranghamnida means I love you, menurut saya cinta adalah sesuatu yang sangat powerful. Cinta dapat menyatukan segala perbedaan, that's why tidak ada habisnya orang menciptakan lagu dengan tema cinta.

Bagaimana perasaanmu harus berduet dengan seseorang yang berbeda bahasa?
Tim: Menurut saya ini adalah pengalaman yang unik. Saya terbiasa menyanyikan lagu ini sendiri, lalu sekarang saya harus menyanyikannya berdua dengan seorang wanita, terlebih lagi menyanyikannya dalam bahasa Indonesia. Untungnya saya bisa merasakan chemistry yang sangat kuat walaupun baru pertama kali bertemu dengan Astrid.

Lagu 'Saranghamnida' ini bercerita tentang cinta yang tak berbalas. Apakah kamu sendiri pernah mengalaminya?
Tim: The funny thing was... back in the day saat saya baru menyanyikan lagu itu, saya belum benar-benar mendalami arti dari lagu ini, dan akhirnya this 'Saranghamnida disease' juga menghampiri saya beberapa waktu lalu. Sampai sekarangun saya tidak pernah menyatakan perasaan saya terhadap wanita ini. Menurut saya, at some point semua orang pernah mengalami hal ini, dan itulah yang membuat lagu ini sangat spesial. Semoga lagu ini bisa menyentuh hati banyak orang.

Tim datang ke Jakarta untuk melakukan syuting juga, bisa diceritakan tentang sinetron yang kamu bintangi ini?
Tim: Sinetron ini berjudul SARANGHAE dan lagu Saranghamnida adalah soundtrack untuk sinetron ini. Menurut saya sinetron ini sangat keren, karena mengkolaborasikan talent-talent dari Indonesia dan Korea. Sinetron ini merupakan kali pertamanya saya dituntut untuk berakting di film drama dan berakting cukup serius, jadi menurut saya hal ini sangat menarik dan sinetron ini bertemakan cinta, di mana talent-talentnya harus bisa menjiwai cinta itu sendiri, dan saat ini hubungan saya dan seluruh kru film ini sangat dekat, we're like a family now. Saya sangat menantikan film ini, tunggu di akhir Juli mendatang, ya...

Mana yang lebih kamu suka, berakting atau bernyanyi?
Tim: Dua hal ini memiliki excitementnya masing-masing, dua hal ini membutuhkan keahlian yang  berbeda. I grew up singing all my life, jadi tanpa musik hidup saya seperti tidak lengkap, musik adalah hal yang besar dan penting untuk saya, sedangkan akting adalah pengalaman yang baru untuk saya. Namun, saya  juga menikmatinya.

Dulu Tim juga pernah membintangi sebuah drama musikal Korea, bisa diceritakan tentang pengalaman Tim pada saat itu?
Tim: Saya sempat membintangi beberapa drama musikal di Korea, tahun lalu saya membintangi sebuah drama musikal yang sangat terkenal dari Korea. Hal tersebut sangat berkesan untuk saya, karena saya lahir dan besar di Amerika, sampai saya berumur 19 dan akhirnya pindah ke Korea sekitar 2 tahun yang lalu. Walaupun berasal dari Korea, tapi saya belum terlalu paham tentang Korea pada saat itu, dan membintangi drama musikal ini memberikan saya kesempatan untuk kembali mempelajari bahasa Korea dan sejarah tentang Korea, karena drama musikal sifatnya historical.

Menurut Tim, musik seperti apa yang paling pas untuk merepresentasikan kepribadian Tim sendiri?
Tim: Musik adalah bahasa yang universal dan memiliki warna yang berbeda. Semua tergantung dari apa yang ingin kita ekspresikan, jika perasaan saya ingin membuat lagu dengan gitar, maka saya akan membuat lagu menggunakan gitar. Menurut saya musik sendiri sudah merepresentasikan diri saya, cara yang saya pilih merepresentasikan perasaan saya saat membuat lagu tersebut.

Tim bisa memainkan banyak sekali instrumen, dari mana kamu mempelajarinya?
Tim: Saya tidak akan mengatakan kalau saya bisa memainkan instrumen secara profesional,karena awalnya saya hanya memainkan piano dan gitar hanya karena saya hobi. Saya tidak belajar memainkan instrumen secara formal.

Kamu bara saja merilis mini album berjudul LONG DAY. Can you tell us about it?
Tim: Semua lagu yang saya buat memiliki tema cinta, everything is about love. Saya bisa menulis tentang persahabatan, tapi akar dari persahabatan adalah cinta. Ada lagu tentang bagaimana susahnya untuk meninggalkan masa lalu, tapi lagu sedih yang saya buat tidak bertujuan untuk membuat orang lain sedih, saya ingin menekankan pada semua orang bahwa siapapun pernah mengalami patah hati. Namun, saat mengalami kegagalan cinta banyak orang yang bisa bangkit, semangat positif ini yang ingin saya sebarluaskan.

Tim terlihat memiliki badan yang fit walaupun memiliki banyak aktifitas, bagaimana cara Tim menjaga kesehatan?
Tim: Saya berolahraga dan makan. Saya sangat suka makan, maka saya berolahraga agar saya tetap bisa makan. Tidur yang cukup juga sangat perlu, tapi menurut saya kunci dari kesehatan adalah pikiran yan jernih dan positif, karena pikiran kita terpancar dari energi kita. Bagaimana cara kita menghadapi stress, dan tetap menghadapi cobaan dengan keyakinan penuh juga sangat berpengaruh untuk kesehatan. Stress bisa terpancar dari keadaan kulit.

Tim juga datang ke Jakarta untuk menjalani proses rekaman untuk lagu 'Bad Love' bisa diceritakan bagaimana prosesnya sejauh ini?
Tim: Saya bekerjasama dengan Fadly dari band Padi untuk lagu ini, dan saya akan menyelesaikan rekamannya hari ini. Tantangan terbesar dari lagu ini adalah saya akan menyanyikannya dalam bahasa Indonesia. Bernyanyi dalam bahasa Indonesia sangat susah, tapi Fadly mengajari saya dengan penuh sabar. Saya tidak tahu hasil akhir lagunya akan menjadi seperti apa, tapi saya harap usaha saya untuk bisa menyanyikannya dengan baik tidak sia-sia. Lagu ini cukup easy listening, jadi saya harap lagu ini bisa diterima oleh berbagai kalangan.

Apakah Tim pernah bertemu dengan fans-fans yang berasal dari Indonesia?
Tim: Ya, saya sangat kaget karena banyak fans yang sudah menunggu kedatangan saya di bandara. Saat melihat fans-fans saya, saya merasa harus lebih bisa bertanggung jawab dan bisa menghasilkan karya yang lebih baik lagi. Saya harap fans-fans dari Indonesia juga excited untuk mengenal saya lebih jauh.

Menurut Tim sendiri, apa kunci dari kesuksesan?
Tim: Kunci kesuksesan adalah tetap bersikap apa adanya. Kesuksesan tidak dilihat dari harta dan popularitas, jika tolak ukur kesuksesan hanya kekayaan dan popularitas, maka sebagian besar manusia di dunia ini tidak sukses. Kesuksesan adalah bagaimana cara kamu memandangi hidup, bagaimana kamu membuat hidupmu berharga, dan bagaimana kamu menciptakan kebahagiaan untuk dirimu sendiri. Untuk saya, keberanian untuk menjadi diri sendiri di bawah tekanan lingkungan yang selalu mengharapkan kamu untuk sesuai dengan harapan mereka adalah kesuksesan sesungguhnya. Saya tidak mengatakan hal ini gampang, saya sendiri banyak melakukan kesalahan, tapi saya juga belajar dari kesalahan saya, Satu hal yang saya harus ingat adalah untuk tetap original dan bersikap apa adanya. (kpl/bin/boo)



Lihat Arsip Musik

- - -