Duffy: 'ROCKFERRY', Yang Muda Yang Begitu Soulful

Kamis, 22 Mei 2008 22:33





  • Duffy: 'ROCKFERRY', Yang Muda Yang Begitu Soulful
    Ilustrasi

KapanLagi.com - Saat diminta untuk membuat review dari album pertama Duffy ini saya sempat pesimis. Paling tidak jauh beda dengan artis-artis pendatang baru lainya, pikir saya waktu itu. Namun saat mencoba mendengar sepintas lalu beberapa lagu di album ini, saya sedikit terhenyak.

Album berjudul ROCKFERRY ini dikemas dengan cover yang nyaris polos memajang foto close upDuffy dalam format hitam putih jauh dari kesan glamor. 10 judul lagu yang dipampang di sebelah belakang pun jauh dari kesan bombastis.

Rockferry yang dipasang sebagai lagu pembuka membawa suasana ke tahun 60-an. Suara string arrangement yang lamat-lamat terdengar di belakang pada beberapa bagian membuat lagu ini terasa crowded banget namun Duffy berhasil menarik pendengar dengan lagu yang dibawakannya nyaris sempurna ini.

Warwick Avenue yang berada di posisi ke-2 semakin memperkokoh image soul yang dibawa pendatang baru ini. Walaupun ini untuk pertama kalinya Duffy terlibat rekaman, namun Duffy terasa enjoy banget. Tidak ada kesan nervous dalam suaranya. Duffy bahkan tak ragu untuk mengeksplorasi nada-nada sulit yang dibawakannya dengan sempurna.

Tapi Duffytak berhenti sampai di sana, tekstur suara Duffy makin menonjol saat membawakan bluesytrack berjudul Syrup & Honey yang ada di deretan ke-5. Amazing-nya, saat harus melewati nada-nada sulit pun Duffy berhasil meluncur tanpa kesulitan. Sepintas lagu ini mengingatkan saya pada ratu bluesJanis Joplin. Tampaknya campur tangan Duffy dalam penulisan lirik banyak membantunya dalam menerjemahkan deretan kata itu ke dalam karakter vokalnya yang powerfull.

Walaupun secara keseluruhan 10 lagu yang dikemas dalam album ini masih bernuansa soul, namun beberapa lagu sudah di kemas secara modern seperti Serious dan Mercy misalnya. Mengingat kualitas ke-10 lagu yang ada, layak jika album ini sempat meraih platinum di Inggris sana dan diperkirakan terjual lebih dari 1 juta copy di seluruh dunia. Keberanian untuk memilih genre musik yang tak berada di jalur mainstream memang patut diacungi jempol. (kpl/roc)


Nama
Email
Komentar
Komentar yang tidak sopan akan dihapus.

Komentar Pembaca (0)

Lihat Arsip Musik

- - -