[Interview] Kangen Band, Bangkit Dari Keterpurukan

Selasa, 01 Mei 2012 14:30 | 

Kangen Band

[Interview] Kangen Band, Bangkit Dari Keterpurukan
Kangen Band




KapanLagi.com - Kemunculan Kangen Band membuka jalur bagi band-band pop melayu lainnya untuk dapat melemparkan karya mereka ke masyarakat. Meskipun banyak band pop melayu yang akhirnya mengikuti kesuksesan Kangen Band, namun band yang satu ini tidak pernah kehilangan tempat di hati masyarakat.

Setelah musibah yang menimpa dua personelnya setahun lalu, karya mereka tak jua padam. Mereka seakan ingin memberitahukan masyarakat luas kalau Kangen Band bisa sukses karena karya, bukan karena hal lainnya.

Di sela-sela kesibukannya, tim KapanLagi.com mendapat kepercayaan dari Warner Music Indonesia untuk melakukan interview eksklusif dengan band yang satu ini pada Kamis, 19 April 2012 pukul 12.00 WIB lalu. Yuk simak langsung curhatan para personel Kangen Band - Andika (vokal), Dodhy (gitar), Thama (gitar), Iim (drum), Izzy (kibor), dan Bebe (bas).

Ceritakan secara singkat dong tentang album terbaru kalian?
Thama: Album Kangen Band yang paling baru judulnya JANGAN BERTENGKAR LAGI. Single pertamanya lagu Yang Aku Tahu. Album ini terdiri dari 12 track, dan lagu Jangan Bertengkar Lagi secara garis besar bercerita tentang pasangan yang selalu adu argumen dan mulai capai sampai akhirnya mereka bilang ke satu sama lain, 'Yuk, jangan bertengkar lagi'.

Bagaimana konsep musik Kangen Band di album JANGAN BERTENGKAR LAGI?
Thama: Konsepnya sih sederhana, hampir semua lagu kita bikin akustikan aja.
Lim: Iya, jadi drum ga ada, bass ga ada. Benar-benar cuma gitar akustik aja.
Andika: Ya lagu-lagunya kita bikin yang enak buat sekedar gitaran di rumah, yang enak buat ngejam-ngejam gitu lah.

Secara keseluruhan apa perbedaan album JANGAN BERTENGKAR LAGI dengan album Kangen Band yang sebelumnya?
Thama: Bedanya sih di album ini aransemennya lebih rapi, dan walaupun sound yang dipakai sangat sederhana, tetap terdengar berkualitas.

Apa saja perbedaan Kangen Band dari sebelum vakum sampai setelah vakum dan kembali terjun lagi ke industri musik?
Thama: Kita vakum hampir satu tahun dan setelah masalah kemarin selesai, alhamdulillah jadwal kita sudah full booked. Senangnya karena masih banyak yang nunggu Kangen Band dari acara-acara TV sampai acara off air. Perubahannya sih banyak banget, yang jelas kita semua harus bersikap lebih dewasa.
Andika: Perubahan yang paling gua rasain sih... berat badan yang nambah banget. Dari 49-50 jadi 64-65 lah sekarang (sambil tertawa). Dulu kan kalau stres makan, stres makan lagi sama rambut juga lebih pendek, sengaja dibikin lebih rapi.

Kenapa Andika mengubah gaya rambutnya?
Andika: Waktu itu sempat liat-liat foto jaman dulu. Pas dilihat kok kayaknya rambut acak-acakan banget dan semrawut gitu, jadi kesannya berantakan. Sekarang mungkin pengen lebih rapi aja. Kalau kemarin gaya rambutnya kayak anak nakal. Nah, sekarang dibikin ga kaya gitu lagi.

Kalau dari segi berpakaian berubah juga kah?
Andika: Style sih ga, Tetap seperti ini aja, jeans dan kaos. Engga harus berubah karena tuntutan tertentu, ya begini saja apa adanya.

Kangen Band di kantor WarnerKangen Band di kantor Warner

Kemarin kan Kangen Band sempat tertimpa musibah. Kalau band lain ada yang langsung bertindak dengan memecat vokalisnya, tapi kenapa Kangen Band bertahan dengan Andika?
Thama: Kita dulu berawal dari anak rantau. Kita bukan siapa-siapa, tapi kita semua berjuang bareng dari kampung halaman kita. Jadi ga ada sama sekali pikiran untuk memecat Andika karena masalah kemarin. Malah kita diskusi dan cari jalan keluarnya bersama-sama. Kita maunya susah dan senang kita lewatin bareng. Harus.
Dodhy: Andika sudah bersama kita dari awal. Pokoknya ga ada yang bisa menggantikan Andika.
Bebe: Menurut kita penyelesainnya tidak seperti itu. Dari awal kan kita satu tujuan, jadi kita punya rasa kebersamaan yang tak tergantikan. Pokoknya sampai kapanpun kita tetap bersama sampai langit tertutup (tertawa).
Andika: Kita mau begini terus, bareng-bareng terus sampai tua nanti.

Setelah kejadian yang berhubungan dengan Andika dan Izzy, bagaimana sih cara kalian mengawasi dan mengingatkan satu sama lain?
Thama: Kalau sekarang sih anak-anak lebih percaya sama aku. Andika juga minta diingatkan kalau dia mulai bertindak negatif.
Andika: Dari dulu kita peduli dengan satu sama lain, tapi dulu masing-masing personil sibuk dengan urusannya masing-masing dan lebih cuek. Kalau sekarang kita bikin grup di BB dan lebih saling negur kalau ada yang buat kesalahan. Sekarang kita lebih sering diskusi bareng-bareng juga kalau ada apa-apa.

Setelah vakum selama setahun, akhirnya kalian kembali lagi dan jadwal kalian langsung full booked. Ada persiapan apa aja sih?
Andika: Kemarin-kemarin kita latihan tiga kali seminggu pas di rehab juga ada waktu khusus untuk kita latihan. Sekarang karena jadwal udah mulai penuh lagi waktu latihannya kita kurangin.

Kangen Band adalah band yang sangat eksis di jalur pop melayu, sedangkan tren di industri musik saat ini tidak berkiblat ke arah situ, apa kalian pernah merasa takut?
Andika: Kita sampai detik ini akan terus berkarya di jalur pop melayu dan belum kepikiran sama sekali untuk ikutan tren. Permasalahan takut sih ga ya, semua punya kelebihan masing-masing dan punya perbedaan juga. Selalu ada perbedaan dari setiap band walaupun mungkin alirannya sama. Cara pemaparan liriknya juga berbeda.

Ceritain pengalaman manggung kalian yang paling unik dong?
Iim: Waktu itu di Yogyakarta kita pernah manggung, di tengah-tengah kita lagi tampil tiba-tiba gensetnya korslet karena ga kuat. Setelah itu ya sudah akhirnya kita berhenti main.
Andika: Iya, waktu itu baru main dua lagu, tapi untungnya tetap dibayar utuh. Sering-sering aja deh kaya gitu (tertawa).

Kenapa Kangen Band melibatkan fans-fans dalam video klip Yang Aku Tahu?
Thama: Kita mengajak DOY community sebagai salah satu apresiasi kita kepada mereka karena sudah setia menunggu kembalinya Kangen Band.
Andika: Banyak orang bilang kita berubah, tapi kita pengen nunjukin kalau kita ga berubah. Kita tetap apa adanya. Di video klip ini kita ingin masyarakat juga tahu bahwa kita sangat dekat dengan anak-anak DOY community. Video klip ini adalah ajang kangen-kangenan kita dengan fans.

Untuk proses pembuatan album ini memakan waktu berapa lama?
Thama: Sebentar ya, palingan 4-6 bulan. Album ini sebetulnya udah jadi dari sebelum kasus Andika. Jadi Mestinya sebulan setelah kasus Andika di ekspos media, itu bertepatan dengan jadwal Kangen Band merilis single pertama. Namun, kejadiannya harus berbeda.
Andika: Enaknya sih kita jadi punya tabungan album buat label.

Ada ritual khusus ga sebelum manggung?
Andika: Kita sih ga ada, kecuali Izzy.
Izzy: Biasanya gua sih sering ngaca terlebih dahulu, biar gua tau gua gendutan atau ga, gua udah rapi atau belum.
Thama: Biasanya sih sibuk masing-masing aja, ada yang telepon pacar, ada yang ngaca, ya beda-beda aja.

Dari sisi fans, apakah ada yang kontra dengan tindakan Kangen Band mempertahankan Andika?
Thama: Alhamdulillah sama sekali ga ada. Semua support kita tetap jalan dengan Andika. Waktu persidangan anak-anak DOY sampai bawa spanduk 'Sampai langit tertutup kami akan menunggu Andika dan Izzy'. Aku sampai merinding bacanya.

Dengan dukungan fans yang begitu besar, bagaimana cara Kangen Band mengapresiasi fans?Andika: Sampai sekarang kita tidak menganggap kita sudah ada di atas. Anak-anak DOY adalah sebagian dari kita. Mereka bisa main ke basecamp kita, nongkrong sama kita, tidur sama kita. Tanpa mereka kita bukan siapa-siapa.

Perasaan Andika saat pertama kali tampil kembali di atas panggung bagaimana?
Andika: Deg-degan banget. Sempet ada salah-salah kata saat menghadapi penonton yang ramai. Terlebih lagi Bebe bawa mawar, jadi suasananya agak bikin sedih dan terharu saja.

Pelajaran apa yang Kangen Band bisa ambil dari musibah Andika dan Izzy kemarin?
Andika: Kesempatan yang pernah hilang ini kembali lagi, dan kali ini kita harus memanfaatkannya dengan lebih baik. Kita ga mau mengecewakan atau merugikan siapapun lagi. Kejadian itu sudah lalu dan kita harus bisa lebih baik ke depannya.

Kangen Band selalu merilis album setiap tahunnya, apa harapan kalian untuk band ini?
Thama: Kita sih ga bohong kalau pengen eksis dan tetap berkarya terus.
Andika: Jelas salah satu tujuan kita terus berkarya adalah untuk menunjang perekonomian kita juga. Album pertama, kedua, ketiga kita sudah cari uang. Sekarang kita mau lagu kita didengar di seluruh dunia, walaupun ada orang yang mencela ya tidak apa-apa. Intinya mereka tetap mendengar lagu kita dan itu yang paling penting.

Kesederhanaan para personil Kangen Band adalah hal yang patut dicontoh. Penghargaan mereka terhadap fans bisa dilihat di video klip terbaru mereka Yang Ku Tahu.

(kpl/bin/boo)



Lihat Arsip Musik

- - -