Sound Lagu Pecah, Volume Yang Kebesaran Atau Malah Loudness War?

Natanael Sepaya  |  Selasa, 03 November 2015 20:22
Sound Lagu Pecah, Volume Yang Kebesaran Atau Malah Loudness War?
Loudness War © Istimewa
Kapanlagi.com - Setelah mendapatkan album atau EP (mini album) band idola, mendengarkannya, dan ternyata hasilnya tidak seperti yang dibayangkan, tentu kamu bertanya 'ada apa?' atau 'kok seperti ini?'. Yap, terkadang volume yang dihasilkan dari lagu tersebut memang besar, hanya saja tidak dengan detail audio-nya.

Lalu, apa itu berarti kualitas lagunya yang jelek? Apa kita membeli bajakan? Atau justru audio hardware kita bermasalah? Bisa saja guys. Nah, tapi bisa saja hal tersebut terjadi karena loudness war.

Loudness atau kenyaringan dalam sebuah lagu komersil bergantung pada proses audio mastering dengan level yang standar dan sesuai batas pendengaran manusia. Sedangkan loudness war justru membuat hasil audio mastering terasa lebih keras atau lebih kencang.

Caranya tentu saja dengan melakukan kompresi dan limit audio secara ekstrim saat melakukan mastering. Hasilnya? Lagu tersebut akan terdistorsi, telinga terasa cepat lelah, dan tak jarang terasa pecah saat didengar.

Perbandingan loudness level dari lagu standar (kiri) sampai diperbesar melebihi batas normal layaknya loudness war (kanan) © YouTube/Matt Mayfield MusicPerbandingan loudness level dari lagu standar (kiri) sampai diperbesar melebihi batas normal layaknya loudness war (kanan) © YouTube/Matt Mayfield Music

Bukan cuma detail audio saja yang terasa hambar, tapi dinamika sebuah lagu yang seharusnya bisa membawa emosi musik pun ikut hilang. Dari berbagai sumber termasuk Wikipedia, rupanya isu loudness war sudah terdengar sejak awal tahun 1980an dan semakin sering terdengar sekarang ini.

Wikipedia mencatat kalau album APPETITE FOR DESTRUCTION milik Guns N Roses jadi album dengan level paling keras pada saat itu. Fenomena ini pun terus berjalan seiring dengan berkembangnya alat-alat untuk melakukan digital audio editing. 

Perlu kamu tahu, Wikipedia sendiri mencatat sejumlah album musisi dunia dengan level audio yang terasa sangat kencang di telinga (lihat di akhir artikel ini). Bukan cuma itu saja, saat ini sejumlah musisi dan pelaku industri musik mulai sadar dan ingin mengembalikan dinamika musik yang baik lewat berbagai situs, blog, atau komunitas.

Yang terbaru, Ian Sheperd selaku founder Dynamic Range Day sempat melakukan tes pada album 1989 Taylor Swift. Hasilnya cukup mengejutkan, level loudness album ini mengalahkan band cadas sekelas BACK IN BLACK ACDC dan THE BLACK ALBUM Metallica.

Level loudness album 1989 Taylor Swift pun tercatat mengalahkan ACDC dan Metallica! © SplashLevel loudness album 1989 Taylor Swift pun tercatat mengalahkan ACDC dan Metallica! © Splash

Bukan cuma itu saja, fenomena ini juga banyak terjadi pada sejumlah album remastered para musisi lawas. Sebagian orang bisa saja cuma sekedar mendengarkan lagu tersebut, tapi bagaimana dengan orang-orang yang rela merogoh kocek demi menikmati karya terbaik dari musisi idola mereka?

Memang, saat ini membeli sebuah karya musik dengan kualitas yang bisa dinikmati telinga secara nyaman sudah seperti memilih kucing di dalam karung. Tapi kita juga tidak bisa serta merta menyalahkan para pelaku musik yang menerapkan loudness war pada lagu-lagu yang dikonsumsi telinga karena semua ini kembali pada ranah bisnis.

So, jalan terbaik adalah menjaga volume lagu yang tidak terlalu keras dan tetap memberikan telingamu waktu beristirahat. :)

Berikut daftar album dengan tingkat loudness yang sangat keras menurut Wikipedia:

1. Arctic Monkeys - WHATEVER PEOPLE SAY I AM, THAT'S WHAT I'M NOT
2. Black Sabbath - 13
3. Bob Dylan - MODERN TIMES dan TOGETHER THROUGH LIFE
4. Christina Aguilera - BACK TO BASICS
5. The Cure - 4:13 DREAM
6. Depeche Mode - Playing The Angel
7. The Flaming Lips - AT WAR WITH THE MYSTICS
8. Led Zeppelin - MOTHERSHIP
9. Lily Allen - ALRIGHT, STILL
10. Los Lonely Boys - SACRED
11. Nine Inch Nails - PRETTY HATE MACHINE (2010 remaster)
12. Metallica - DEATH MAGNETIC
13. Miranda Lambert - REVOLUTION
14. OASIS - (WHAT'S THE STORY) MORNING GLORY
15. Paul McCartney - MEMORY ALMOST FULL
16. Paul Simon - SURPRISE
17. Pearl Jam - TEN (2009 remaster)
18. Queens Of The Stone Age - SONGS FOR THE DEAF
19. Red Hot Chili Peppers - CALIFORNICATION
20. Ghost - INFESTISSUMAM
21. Rush - VAPOR TRAILS
22. The Stooges - Raw Power

Sudah Tahu Yang Ini?

Band Minor dan Segala Perlawanan Mereka Melawan Kebusukan

Simpel dan Rapih, Seperti Apa Sih 'Pedalboard Effects' Yang Baik?

'Hilang' Selama 4 Tahun, David Cook Ubah Jalur Karirnya

Kaos Band, Jaminan Keren Atau Tren Untuk Terlihat Konyol?

7 Lagu Emas Nike Ardilla Yang Belum Kamu Ketahui

(kpl/ntn)


Lihat Arsip Musik

- - -