Rilis Single Bernuansa 90-an, Good Morning Everyone Disebut Penerus Band Satu Ini

Jum'at, 23 November 2018 21:11


Good Morning Everyone bawa kembali musik era 90-an. (Istimewa)

Kapanlagi.com - Grup band Good Morning Everyone merilis single terbaru berjudul Secepat Mungkin. Bila didengarkan, nuansa musik yang diusung sangat terasa seperti lagu-lagu era 90-an.

Hal ini rupanya disengaja oleh band berpersonel Ichsan pada vokal, Dhani pada bass, Erwin pada keyboard serta Yuli dan Daniel pada gitar tersebut. Lewat single baru ini mereka ingin menunjukkan kecintaan terhadap tren musik saat itu.

"Good Morning Everyone adalah band yang tumbuh bersama musik 90-an, kita suka musik 90-an, jadi lagu kita ini bisa dibilang bentuk karya jujur yang kami berikan," kata Yuli dikutip dari pesan Whatsapp yang diterima Kapanlagi.com, Jumat (23/11/2018).

1. Penerus Sheila On 7

Ketika music video Secepat Mungkin dirilis di YouTube pada awal Oktober, banyak warganet menyebut bila Good Morning Everyone seperti dilahirkan untuk meneruskan Sheila On 7. Meski bangga, namun Yuli tak mau jumawa.

"Banyak netizen yang berkomentar kami ini mirip Sheila On 7, penerusnya Sheila On 7 dan masih banyak lagi. Kami hanya mengamini jika disandingkan dengan band legend seperti Sheila On 7. Tapi yang jelas kita memiliki ciri khas masing-masing," lanjutnya.

2. Lirik Universal

Lagu Secepat Mungkin memiliki lirik yang sangat universal. Karenanya bisa diperuntukkan untuk siapa saja entah itu pasangan, saudara, teman atau orangtua.

"Sebenarnya lagu ini bercerita tentang seseorang yang nggak tega melihat orang yang disayangi sedih. Tapi sudut pandang yang diambil merefleksikan kepedulian terhadap orang yang disayangi seperti misalnya keluarga, sahabat. Karena lagu ini terinspirasi dari ibu saya," pungkas Yuli yang menciptakan lagu ini.

 

Simak Juga

'Tembok Punya Telinga' Solusi Rasha Band Untuk Larangan Pacaran Sekantor

Nikita Dompas Anggap Mubazir jika MLD Jazz Project Season 3 Tidak Buat Album

Pihak Kepolisian Akhirnya Rilis Penyebab Kematian & Autopsi Mac Miller

Tama Groove Session 2018, Kontes Drum Online Paling Prestisius di Indonesia

Unit Math-Rock Samarinda, Murphy Radio Rilis Album Penuhnya di Bawah Label Singapura

(kpl/abs/rna)