'Tembok Punya Telinga' Solusi Rasha Band Untuk Larangan Pacaran Sekantor

Kamis, 15 November 2018 19:42


Rasha Band ajari solusi pacaran sekantor. (KapanLagi.com/Fikri Alfi)

Kapanlagi.com - Banyak perusahaan-perusahaan besar yang melarang antar pegawainya menjalin asmara. Namun, tidak sedikit yang juga yang melanggar peraturan tersebut dan pacaran secara diam-diam. Namun berakhir dengan ketahuan dan mengancam karir mereka sendiri.

Kisah tersebut membawa Rasha Band kembali ke industri musik dengan menelurkan karya bertajuk Tembok Punya Telinga. Di lirik yang dituangkan, Rasha mengajak orang-orang yang menjalani kisah larangan pacaran sekantor untuk pintar-pintar dalam mengatur strategi.

"Mungkin kita gak akan pernah tahu kapan cinta itu akan diketahui orang banyak. Tapi yang namanya beckstreet akan ada satu waktu dimana hubungan cinta akan terungkap juga," ucap Coky saat dijumpai di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (14/11).

1. Harus Pintar Atur Strategi

"Jadi lagu ini bercerita soal cinta tersembunyi, kita lihat banyak terjadi di perusahaan, banyak yang melarang pacaran dengan sesama pegawai. Kalau mau aman, pintar atur strategi," kata Coky menambahkan.

Memang, band yang digawangi Coky (vokal), Fei (gitar), Akang (gitar), Aan (bas) dan Cilunk (drum) itu sudah dibentuk pada 2005 dan 2013 sudah mulai menancapkan karir di industri musik. Sayangnya karna satu dan lain hal membuat mereka vakum.

2. Berharap Diterima

Kini, band asal Bengkulu itu hadir kembali dengan nuansa musik pop rock yang ceria. Kelima anak muda itu pun berharap single terbarunya dapat tempat di hati para penikmat musik Tanah Air.

"Kita balik lagi karna banyak mimpi yang masih ingin kita capai. Kita tentunya berharap agar karya kami bisa diterima karena kami merasa punya sesuatu yang beda, kami tidak bilang lebih hebat, tapi bisa memberi warna di industri musik," tutup Coky.

 

Simak Juga

Nikita Dompas Anggap Mubazir jika MLD Jazz Project Season 3 Tidak Buat Album

Pihak Kepolisian Akhirnya Rilis Penyebab Kematian & Autopsi Mac Miller

Tama Groove Session 2018, Kontes Drum Online Paling Prestisius di Indonesia

Unit Math-Rock Samarinda, Murphy Radio Rilis Album Penuhnya di Bawah Label Singapura

GaraGaraMusik Jadi Wadah Musisi Indie Tanah Air Untuk Bereksplorasi

(kpl/aal/rna)