'PIHAK KE 3' Album ke Tiga Buesavanna
Kapanlagi.com - Nama Bluesavanna (BS) sebagai salah satu band yang "tidak baru" harusnya sudah duduk di posisi terhormat di kancah musik Indonesia. Tapi mengapa mereka seperti "alon-alon waton kelakon" (lambat asal selamat --red) saja? Padahal beberapa lagunya sempat mencuri perhatian penikmati musik di Indonesia.
Yang mencuat adalah karena iklim musik di kota asalnya, Semarang, tidak seheboh di tetangganya, Jogjakarta misalnya. Selain Bluesavanna dan Powerslaves (ini di jalur rock n' roll), rasanya belum ada lagi band dari kota lunpia yang cukup nendang di level nasional.
Untung saja BS tidak 'nglokro' dan patah arang. Karena mereka toh masih saja berdiri dan [malah] akan merilis album baru. Album yang bakal diberi titel Pihak ke 3 ini merupakan album ketiga. Album pertamanya Natural [2000] sayangnya, kurang terdengar gaungnya. Baru kemudian di album kedua, Sebuah Elegi Riang [2002], BS cukup membuat orang 'menoleh' lewat single-single seperti Persinggahan Hati atau Setubuhi Nafasku. Lumayanlah, untuk membuat orang bertanya, ooo...band dari Semarang?
Lalu apakah album ketiga ini akan mampu menjulangkan BS ke puncak popularitas? Entahlah, tapi yang jelas Cher (gitar), Aziz (vokal), Hakeem (bas), dan Decky (dram), terbilang serius menggarap album ini. Setelah bolak-balik merevisi lagu-lagunya, akhirnya mereka 'meloloskan' 10 lagu barunya. Yah, ada beberapa judul yang diharap bisa menggoda kuping penikmat musik Indonesia, seperti Alat Kontrasepsi, Lelaki Tak Pernah Ingkar Janji atau single pertam mereka Berilah Cahaya. Untuk single pertama, video klip juga dibuat oleh Ary, klipper dari Semarang. BS juga memberikan bonus track lagu hits album ke-2 Bintang Djatoeh dan Setubuhi Nafasku yang dimainkan ulang versi akustik.
Advertisement
Yang baru juga, BS kini cuma berempat, setelah CakE (gitaris) memilih mengundurkan diri dari formasi band ini. Posisi rithym sengaja dibiarkan kosong, karena konsep musik yang mereka rekam sekarang, cenderung lebih nge-groove. Lebih cocok dengan satu gitaris. Selain itu, lirik yang makin puitis dan sedikit 'nakal' akan membuat pendengarnya 'tersenyum penuh arti'.
Yang jelas, konsistensi BS untuk bermain di jalur indie membuat mereka punya spirit yang lebih untuk tetap eksis di jalur musik. Terlepas apakah album baru mereka akan sukses atau tidak (harapannya sih laku keras), BS sudah memberi warna yang cukup terang di perjalanan musik Indonesia dan Semarang khususnya.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(tbg/erl)
Advertisement
