Sound Lebih Ngerock, Powerslaves Hadirkan Lagu 'Sisa (Remastered)'

Jum'at, 20 Januari 2023 21:47  | 

Power Slaves



Powerslaves hadirkan lagu Sisa (Credit: Istimewa)


Kapanlagi.com - Grup band Powerslaves yang beranggotakan Heydi Ibrahim (vokal), Anwar Fatahillah (bass), Wiwiex Soedarno (kibor), dan Agung Yudha (drum) baru saja merilis lagu berjudul Sisa versi terbaru pada 15 Januari 2023. Lagu Sisa sendiri merupakan salah satu track yang terdapat di album kedua Powerslaves, yakni Metal Kartun dirilis tahun 1996 silam.

Ditulis oleh Wiwiex Soedarno, lagu Sisa bercerita tentang kisah cinta seorang musisi dengan pasangannya yang ambisius dan bekerja selama tujuh hari dalam seminggu.

"Ide lagu ini datang usai melihat kesibukan orang-orang yang bekerja di kantor setiap hari, berangkat pagi-pagi subuh dan pulang tengah malam. Sementara kita (musisi) bisa ngopi-ngopi sampai pagi menjelang siang. Itulah mengapa lirik awalnya berbunyi 'secangkir kopi di pagi ini’," kata Wiwiex Soedarno, Jumat (20/1/2023).

Kata Wiwiex, proses penulisan lagu Sisa berawal dari ketika ia tengah duduk di teras belakang rumah kontrakan, membawa gitar akustik dan ditemani secangkir kopi. Makanya, dalam lirik lagu tersebut berbunyi 'secangkir kopi di pagi ini'.

“Mulailah saya memainkan chord G…C…D… berulang-ulang sambil bersenandung. Dan setelah menemukan nada yang enak, keluarlah kalimat pertama dengan nada itu. ‘Secangkir kopi di pagi ini…sambut hari yang indah’ akhirnya saya selesaikan proses dasar sambil corat-coret di secarik kertas. Sayangnya kertas itu hilang ke mana ketika kami semua pindah dari rumah kontrakan itu di Bintaro Jaya,” katanya.

1. Disesuaikan Zaman

Nah, untuk versi terbaru ini Powerslaves memberi judul Sisa (Remastered). Terkait aransemen, band asal Semarang ini tidak merubah secara signifikan selain sedikit diubah ke versi live. Sedangkan dari sisi sound, tetap disesuaikan dengan zaman.

"Dari sisi musik ada penambahan aksen di bagan intro. Di bagan interlude ada kick drum untuk penegasan, sequencer, juga pengulangan reff bagian ending yang membuat komposisi lagu ini semakin klimaks. Juga sound secara keseluruhan yang kini jadi lebih nge-rock,” kata Anwar Fatahillah, dalam kesempatan yang sama.

Proses penggarapannya, sama seperti lagu-lagu versi baru Powerslaves yang dirilis sebelumnya. Pertama, para personel membuat guide musik, lalu menentukan tempo, berlanjut take drum, bass, kibor, gitar dan vokal.

“Revisi lebih banyak di saat mixing, dikarenakan kami me-mixing lagu ini di Jogja sementara Powerslaves di Jakarta. Jadi, Simon (juru mixing and mastering) mengirim hasil balancing ke saya hingga berulang-ulang sampai menemukan yang benar-benar pas. Mungkin bisa lebih dari tujuh kali revisi," kata Anwar Fatahillah.

2. Paduan Kuat

Bagi Anwar, lagu Sisa (Remastered) sangat menarik didengarkan karena perpaduan yang kuat antara warna pop pada unsur lagu dengan karakter rock dari sisi vokal dan masing-masing instrumen.

“Unsur liarnya dapet banget,” kata Anwar Fatahillah.

“Lagu ini enak didengarkan di mana aja. Di mobil sambil jalan, melalui telepon genggam sambil nongkrong sama teman, live di kafe ataupun panggung besar. Bakal berasa dalam suasana yang berbeda-beda karena ada sensasi sound kibor yang membawa kita ke ruang yang lain dalam musik rock. Di sini, sound distorsi tidak begitu dominan. Tapi soul musik rock-nya tetap berasa," timpal Wiwiex Soedarno.

Single Sisa (Remastered) sudah tersedia di berbagai platform musik digital; Apple Music, iTunes, Spotify, Joox, Deezer, Langit Musik, TikTok, dan Amazon Music. Pesannya jelas, lagu ini cocok untuk orang-orang yang kadang lupa bahwa quality time untuk keluarga atau pasangan tidak kalah penting dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

(kpl/far/tdr)