Robin Thicke, 'BLURRED LINES', Tak Perlu Nyalakan Perapian

Jumat, 17 Januari 2014 20:50 | 

Robin Thicke

Robin Thicke, 'BLURRED LINES', Tak Perlu Nyalakan Perapian
Robin Thicke, 'BLURRED LINES'




KapanLagi.com - oleh: Rea

Kenyataannya, sangat sedikit yang mengetahui nama Robin Thicke sebelum tahun 2013. Dia tidak setenar Justin Timberlake, bukan vokalis band seperti halnya Adam Levine, dan tidak nge-rap seperti Chris Brown. Apakah itu sebabnya, atau dia hanya 'rendah hati'?

Harus diakui, Robin punya faktor X. Wanita akan menyukainya karena dia metroseksual namun tidak berlebihan dengan banyak sekali tato. Dia menikahi wanita berkulit gelap yang dikencaninya sejak usia 16 tahun. Dia memakai wanita-wanita berkulit gelap sebagai model video klipnya. Dia menyanyikan lagu manis tentang bercinta, menjanjikan cuddle session sebagai pengantar tidur.

Namun dia tak punya sebuah lagu yang membuat dunia berpaling padanya. Maka Pharrell Williams memberikan sentuhan Midas-nya di Blurred Lines, dan Robin tak pernah sama lagi.



Terlepas dari tentang apa yang dibahas di Blurred Lines, tak seorang pun bisa menolak falsetto-nya Robin dan efek playful Pharrell. Tiba-tiba, Robin jadi bad boy. Ternyata dia juga bisa nakal, tidak hanya menawarkan candle light dinner (Blurred Lines, Give It To You).

Kenakalan itu juga ada di Give It 2 U (feat Kendrick Lamar). Lirik seksualitas dengan menyebut satu anggota tubuh secara eksplisit memang mengejutkan, namun juga lucu di saat bersamaan. Sisanya, Robin menawarkan keasyikan RnB (Top of the World) dan rhythm 70-an (Ooo La La, Ain't No Hat 4 That, Get in My Way).

Bisa dibilang, BLURRED LINES terdengar sangat pop dibandingkan album-album sebelumnya. Setuju atau tidak, nyatanya album ini sukses besar. Robin masih menyelipkan balada manis macam For the Rest of My World dan Feel Good yang punya dentingan piano, serta lirik sangat... sederhana.



The Good Life, nyaris menyerupai gospel. Lagu yang sangat mencuri perhatian. "The good life, I know I made it. The good life, I know I've made it with you," ujar Robin penuh perasaan. Mendengarnya, niscaya kamu akan langsung memanjatkan puji syukur pada-Nya.

BLURRED LINES masih sensual, namun tidak sehangat album sebelumnya, yang nikmat didengar di depan perapian. Penyimak lama Robin mungkin akan sedikit kebingungan, bahkan bisa saja tak menyukai perubahan ini. Harap dicatat, di album ini Robin bekerjasama dengan will.i.am, juga 2 Chainz. Namun justru dengan modernitas BLURRED LINES, Robin berhasil mendapatkan penggemar baru. Kamu, mungkin?

(kpl/rea)



Lihat Arsip Musik

- - -