Soal Pembajakan, Afgan Tuntut Pemerintah Lebih Keras

Guntur Merdekawan  |  Senin, 05 Mei 2014 17:50
Soal Pembajakan, Afgan Tuntut Pemerintah Lebih Keras
Afgan Syah Reza/KapanLagiĀ® - Foto: Bambang E Ros
Kapanlagi.com - Pembajakan memang tak hanya ada di Indonesia. Penyakit yang menggerogoti hak cipta dan hak kekayaan intelektual ini telah menjadi masalah global. Banyak pihak merasa perlunya tindakan yang lebih serius dalam menanganinya.

Salah satunya adalah Afgan. Pelantun lagu Sadis itu rela untuk menjadi corong dalam perlawanan dengan pembajakan dengan menjadi Duta Hak Kekayaan Intelektual 2014.

"Saya di sini mau dan siap banget," kata Afgan di Hotel Manhattan, Kuningan, Jakarta Selatan (5/5).

"Saya dari dulu setiap karya keluar, saya bilang jangan beli yang bajakan. Di Indonesia bukan cuma pembajakan fisik yang besar, tapi dari website-websitenya juga," lanjutnya.

Afgan serius ingin memberantas aksi pembajakan musik di tanah air/KapanLagiĀ®Afgan serius ingin memberantas aksi pembajakan musik di tanah air/KapanLagiĀ®

Afgan menambahkan, banyak musisi yang sempat kehilangan arah karena harus berhadapan dengan pembajakan. Mereka menjadi pesimis untuk bisa mendapatkan keuntungan dari situ.

"Karenanya pemerintah harus tegas, bahkan keras. Undang-undang harus diperbaiki. Semua harus jelas. Dan website-website download ilegal itu harus di blok, jadi masyarakat bisa beli yang asli," tandasnya.

Baca Juga:

Afgan Syah Reza Didaulat Jadi Duta HKI 2014

Asyik Banget, Yuka Dianggap Cocok Gandeng Afgan

Bemby Noor 'Obrak-Abrik' Lagu Afgan Untuk Helen

Afgan: Nyanyi Tak Seperti Lomba Lari!

Lima Kali Dapat Penghargaan, Afgan Anggap itu Bonus!

(kpl/ato/gtr)


Lihat Arsip Musik

- - -