Kekhawatiran Kerispatih Jelang Konser 'Mahakarya Untuk Cinta'

Guntur Merdekawan  |  Rabu, 10 Februari 2016 07:22
Kekhawatiran Kerispatih Jelang Konser 'Mahakarya Untuk Cinta'
Kerispatih © KapanLagi.com®/Budy Santoso
Kapanlagi.com - Konser Mahakarya Untuk Cinta Kerispatih tinggal menunggu hitungan hari saja. Show yang menandai ultah ke-12 Badai CS itu akan digelar pada hari Sabtu (13/2) mendatang di Goethehaus Menteng, Jakarta Pusat. Konsep dari Mahakarya Untuk Cinta sendiri cukup unik, yakni dengan mengundang 200 orang fans saja.

Band yang digawangi Badai (keyboard), Arif (gitar), Anton (drum), Andika (bass) dan Fandy (vokal) ini punya alasan sendiri kenapa mereka mengadakan konser kecil-kecilan. Rupanya Kerispatih sudah menyiapkan sebuah konser besar lain setelah ini.

"Bukan nggak berani (bikin konser besar), tapi akan ada konser setelah ini yang lebih besar. Bagi kita memulai sesuatu dari kecil lebih baik dari pada langsung yang besar. Konser itu adalah seperti diesel semakin panas semakin berjaya," ujar Badai ketika ditemui di  jumpa pers konser Mahakarya Untuk Cinta di kantor Nagaswara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/2).

Tiket Kerispatih sudah hampir sold out © KapanLagi.com®/Hendra GunawanTiket Kerispatih sudah hampir sold out © KapanLagi.com®/Hendra Gunawan

Tetap saja, Badai punya beberapa kekhawatiran menjelang konser Mahakarya Untuk Cinta nanti. Padahal, tiket dari konser itu sendiri sudah hampir sold out.

"Pas mau konser khawatir bertabrakan dengan konser besar juga di tanggal 13. Tapi kita ada fans sendiri, mudah-mudahan antusiasnya bagus. Kita promo ke socmed dan radio-radio. Mungkin pada penasaran karena ini konser akustik ini dan udah mendekati sold out. Lagu yang dibawain dari album KEJUJURAN HATI sampai album DELAPAN," sambung sang bassist.

Menjelang konser Mahakarya untuk Cinta, Kerispatih melakukan latihan yang cukup intensif dan berkala. Pasalnya, mereka berencana untuk menampilkan aksi yang berbeda dari lagu asli di CD-nya/

"Persiapan kurang lebih dua-tiga minggu untuk latihan dengan aransemen akrobatik di luar dari CD," tutup Anton.

(kpl/hen/gtr)


Lihat Arsip Musik

- - -