Burgerkill dan Deadsquad Berbagi Cerita Setelah Jalani Tour Eropa

Guntur Merdekawan  |  Jumat, 14 Desember 2018 21:10
Burgerkill dan Deadsquad Berbagi Cerita Setelah Jalani Tour Eropa
Deadsquad dan Burgerkill / Credit: KapanLagi - Fikri Alfi Rosyadi

Kapanlagi.com - Dua grup band metal Deadsquad dan Burgerkill baru saja menjalani tur eropa yang bertajuk Super Invasion 2018 pada bulan Oktober 2018 lalu. Berkolaborasi dengan SUPERMUSIC, Burgerkill dan Deadsquad berhasil menggebrak beberapa kota di benua Eropa.

Burgerkill berhasil menggebrak sejumlah kota di negara-negara Eropa, mulai dari Perancis, Belgia, Belanda, Jerman, Ceko dan Polandia. Sementara Deadsquad berhasil menghentak beberapa negara di Eropa, seperti Austria, Jerman, Swiss, Perancis dan Belanda.

"Kita percaya band atau musisi Indonesia punya kualitas yang nggak kalah keren. Selama ini kita hanya lihat band luar aja yang keren. Seperti olahraga, supaya kita bisa harumkan nama Indonesia dari musik. Supaya kita bisa lihat bahwa kualitas kita banyak, salah satunya dari musik. Makanya kita gandeng band metal berkualitas Deadsquad dan Burgerkill," kata Adjie Aditya dari Supermusic di CGV FX Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (14/12).

Deadsquad dan Burgerkill / Credit: KapanLagi - Fikri Alfi RosyadiDeadsquad dan Burgerkill / Credit: KapanLagi - Fikri Alfi Rosyadi



Selama keliling Eropa banyak cerita menarik yang didapat oleh Burgerkill dan Deadsquad. Menurut Eben gitaris Burgerkill, banyak sekali pengalaman menarik selama menjalani tour Eropa tahun ini. Bagi Eben, setiap kota yang mereka datangi mempunyai kesan tersendiri.

"Tiap tour pasti menarik, tiap kota punya kesan sendiri. Yang bikin seru selain manggung kita punya banyak aktifitas di sana. Bikin dokumenter, video klip, photo session, berkunjung ke tempat yang related dengan Burgerkill. Jadi itu sih yang bikin seru," kata Eben.

Eben mengatakan, dari beberapa kota yang disambangi, Amsterdam adalah tempat yang paling berkesan bagi Burgerkill. Padahal, Burgerkill sendiri bukanlah pertama kali tampil di kota Amsterdam.

"Paling seru so far di Amsterdam, kita udah dua kali ke sana jadi udah banyak Begundal lah di sana. Mereka lebih Welcome. Kalo di kota lain Burgerkill kayak band baru lah mereka gak paham itu apa tapi pas udah lagu ketiga ikut headbang," katanya.

Deadsquad dan Burgerkill / Credit: KapanLagi - Fikri Alfi RosyadiDeadsquad dan Burgerkill / Credit: KapanLagi - Fikri Alfi Rosyadi



Begitupun bagi Deadsquad. Band yang beranggotakan Stevi Item, Daniel, Alvin, Welby, dan Karis itu mempunyai kesan menarik selama tour ke beberapa negara di eropa. Apalagi Deadsquad sendiri yang baru pertama kali menjalani tour eropa.

"Ternyata tour Asia dan Eropa beda. Kalo Asia, kaos habis duluan, tapi Eropa CD abis duluan. Apresiasi sama rilisan fisiknya di sana masih oke banget," kata Daniel vokalis Deadsquad.

Bagi Stevi Item, menjalani tour Eropa sangatlah berbeda dengan tour dalam negeri. Selama datangi beberapa negara eropa, semua persiapan sebelum konser, benar-benar dilakukan sendiri oleh personel Deadsquad.

 "Tour keluar beda dengan tur biasa. Di sini banyak teman yang bisa bantu. Di sana kita bawa sendiri. Kebiasaan teledor kalo hilang ya udah," tutup Stevi.

Jangan Lewatkan!

Jalani Tour Eropa, Gitaris Deadsquad Kehilangan Efek Gitar

Burgerkill dan Deadsquad Bakal Gelar Tur ke Eropa

Festival Hammersonic 2018, Penyelenggara: Panggung Lebih Megah

SUPERMUSIC.ID ROCKADVENTURE 2018, Aska Rocket Rockers Senang Bisa Menyatu Dengan Alam