'Africa' Weezer Raih Posisi Puncak di Rock Airplay Chart

Rabu, 15 Agustus 2018 18:22  | 

Weezer



Weezer © Splashnews


Kapanlagi.com - Tidak bisa dipungkiri kalau sampai saat ini Weezer adalah salah satu unit geek-rock terbaik Amerika. Bahkan ketika para fans meminta untuk Weezer meng-cover salah satu hits terbaik Toto yang berjudul Africa, mereka lagi-lagi mencapai sukses besar di industri musik.

Apalagi mengingat Weezer yang beberapa waktu lalu baru saja meretas album penuh terbarunya yang berjudul PACIFIC DAYDREAM. Kehadiran lagu Africa kian menambah antusias para penggemar dengan setiap rilisan musik terbaru dari band yang dibentuk sejak 1992 itu.

Bahkan seperti dilansir dari Billboard, baru-baru ini Weezer malah kembali mencatatkan pencapaian terbarunya bersama lagu Africa. Secara istimewa, lagu remake tersebut berhasil meraih posisi puncak chart Rock Airplay di Billboard untuk pertama kalinya dan memasuki minggu kedua sebagai pemimpin Alternative Songs airplay chart.

(bil/ntn)

1. Terakhir Kali Kuasai Rock Airplay di Tahun 2008

Weezer sendiri untuk pertama kalinya meraih posisi puncak chart Rock Airplay yang dimulai sejak tahun 2009. Sebelumnya Weezer hanya berhasil mencatatkan namanya di peringkat ketiga untuk chart Rock Airplay dengan hit single (If You're Wondering If I Want You Too) I Want You Too di tahun 2010.

Selain itu Africa yang dibawakan oleh Weezer juga jadi lagu cover pertama yang sukses menguasai chart Rock Airplay. Jauh sebelum Weezer membawakannya, Toto sudah lebih dulu berhasil meraih posisi puncak di chart Billboard Hot 11 pada Februari 1983 silam.

Semakin lengkap karena Africa juga menjadi lagu pertama Weezer yang berhasil meraih posisi puncak chart Alternative Songs sejak terakhir kali mereka merasakannya di tahun 2008. Pada saat itu mereka membawakan Love Song milik The Cure.

2. Rivers Cuomo 'Weezer' Rilis Album Baru Dalam Bahasa Jepang

Suka atau tidak, Rivers Cuomo dan Weezer seolah sudah menjadi satu paket yang tidak terpisahkan. Tapi bukan berarti Rivers Cuomo tidak bisa lepas dari imej dan gimmick musik yang ia sajikan bersama unit geek-rock kawakan itu.

Seperti yang diketahui, pada tahun 2013 Cuomo mengajak rekannya yang berada di band Allister, Scott Murphy, untuk membuat project Scott & Rivers. Dengan pengaruh referensi musik rock dan pop-punk, keduanya lalu merilis sebuah album yang hampir keseluruhan track dinyanyikan dalam bahasa Jepang.

Yang menarik, di tahun ini Cuomo pun kembali mengajak Scott untuk sekali lagi merilis sebuah album baru. Seperti dilansir dari Billboard, Scott & Rivers mencoba menawarkan lagi rilisan album barunya yang dinyanyikan dalam bahasa Jepang.

3. Dirilis Hanya Untuk di Jepang

Nggak main-main, album ini sendiri dirilis oleh pihak Sony Music Japan pada 12 April 2016 yang lalu. Hanya saja ada satu hal yang bisa jadi membuat kalian para fans musik Rivers Cuomo sedikit kecewa dengan rilisan penuh kali ini.

Benar, pasalnya menurut juru bicara Cuomo, album tersebut tidak akan dirilis di negara-negara lain kecuali Jepang. Namun kabar gembiranya, sampai saat ini Scott & Rivers sudah merilis 2 track baru yang bisa kamu simak via iTunes, Fun In The Sun dan Doo Wop.

Selain warna yang berbeda dengan Weezer, nuansa positivity ala musik-musik Jepang benar-benar jadi salah satu sajian yang gokil untuk disimak. Nantikan update terbaru seputar dunia musik cuma di situs kesayangan kalian, KapanLagi.com.

Baca Juga Yang Ini!

Tetap Pop Punk Saat Rayakan Valentine, 5 Lagu Ini Cocok Buat Kamu

Album 'PINKERTON' Weezer Dianugerahi Platinum

Yuk Nonton Summer Sonic Fest di Jepang, Cek Tiketnya Di Sini!

Festival Terbesar di Dunia Hanya 800Ribu, Yuk Beli Tiketnya!

(bil/ntn)