Rabu, 'RENJANA,' Alunan Glommy dan Mistis Yang Memikat

Jumat, 30 Mei 2014 12:21
Rabu, 'RENJANA,' Alunan Glommy dan Mistis Yang Memikat
@Suarabu





KapanLagi.com - Oleh: Fajar Adhityo

Kecanggihan teknologi saat ini tak membuat para musisi harus menghabiskan waktunya berjam-jam untuk merekam karya mereka. Kini para musisi sudah bisa merekam lagunya di rumah dengan perangkat alat yang sederhan sekalipun seperti yang dilakukan oleh duo folk asal Jogja, Rabu.

Duo yang digawangi oleh Wednes Mandra (Gitar, vokal) dan Judha Herdanta menawarkan folk dengan kadar gloomy yang sangat pekat. Namun mengumbar kemegahan terselip mengalun secara syahdu ketika menjelajahi track per track.

Petikan gitar yang terasa hampa dan mengawang-awang pada intro pembuka bertajuk Dru. Seakan mengantarkan kita untuk menyelami sekaligus meresapi lebih dalam album bertajuk RENJANA ini. Semayam pun menyambut dengan angkuh dan dingin namun masih menyibak keanggunan pada petikan melodi yang dimainkan. Terdengar indah walau menyimpan rasa pedih yang memilukan.

Meski sound terdengar kasar dan menggema, namun hal ini yang menjadi keasyikan mendengarkan Rabu. Dipikat oleh kejujuran yang akan membuat kita larut dalam kemistisan setiap lagu. Seakan enggan beranjak dan tetap membiarkan lagu ini terus mengalun.

Sukar untuk memilih mana yang terbaik di antara 8 lagu yang ditawarkan, karena mereka memberi rasa tersendiri dalam arransemennya. Sebuah nuansa yang akan kamu temukan ketika menyimak track seperti Baung yang akan menaik turunkan mood kita, Kereta Terakhir yang seolah-olah mengantarkan pada sebuah perjalanan atau kesyahduan Lingkar yang dimainkan secara klimaks dan Telaga Kasih yang menjadi oase, menyejukkan hati dengan balutan post rock yang mengawang-awang.

RENJANA sebelumnya dirilis secara digital oleh netlabel bernama Yesnowave.com dan kini versi fisiknya pun telah tersedia dalam bentuk CD. Kemasannya pun sangat unik ala boxset namun dengan wadah besek atau kotak anyaman bambu yang biasa dipakai untuk tempat makanan di Jogja.

At least, album ini adalah kumpulan sountrack bagi mereka yang tengah dilanda kerumitan dan diurai secara perlahan-lahan. Keindahan abstraksi yang tak bisa disamakan visualnya dan hanya bisa kalian temukan sendiri saat mendengarkannya. Selamat meresapi.

Tracklist:
01. Dru
02. Semayam
03. Dalam Todur
04. Baung
05. Kereta Terakhir
06. Kemarau, Bunda dan Iblis
07. Lingkar
08. Telaga Kasih

 

(kpl/faj)



Lihat Arsip Musik

- - -