d Masiv: 'PERJALANAN,' Kesan Yang Bikin Ketagihan

Selasa, 26 Januari 2010 23:19 | 

d Masiv






  • d Masiv: 'PERJALANAN,' Kesan Yang Bikin Ketagihan
    d Masiv: PERJALANAN © bp.blogspot.com

KapanLagi.com -
Oleh: Noppy

Memang benar rupanya mitos yang menyebutkan jika band jebolan festival lebih bisa menjaga kualitas performance mereka daripada band debutan. Itu juga nampaknya yang ingin dibuktikan d Masiv. Band jebolan A Mild Wanted ini tak mau dianggap sebagai pencetak one album wonder saja dengan meluncurkan album kedua mereka, PERJALANAN.

Special for Telkomsel User
GRATIS NSP 'Rindu Setengah Mati' dari d Masiv selama 7 hari

Kirim MASIV1 ke 1212

Sekali lagi mereka memberikan sentuhan d Masiv banget di sampul albumnya. Sepertinya mereka jadikan trademark untuk membuat sampul album zonder wajah para personelnya. Praktis mereka cuma pamer kostum dan kerumunan penggemar. Yang beda mungkin adanya fans yang memakai kaos Masiver, yang sengaja atau tidak menunjukkan bukti jika d Masiv sudah memiliki bala penggemar tersendiri yang diakui di tanah air.

Pengen RBT d Masiv buat HPmu? Pilih di sini:

Dibuka dengan lagu Rindu Setengah Mati yang mungkin lebih akrab di telinga ibu-ibu rumah tangga karena dijadikan soundtrack sebuah sinetron, penikmat album kedua d Masiv akan langsung merasakan aura yang mereka perkenalkan di album pertama mereka meski terasa sedikit beda dengan sentuhan piano Kevin Aprilio, pentolan Vierra.

Dalam perjalanan hingga setengah isi CD yang dipenuhi dengan 14 track itu, penilaian kita tentang d Masiv sebagai band dengan nyanyian mellow teman para ABG menangis sendiri di dalam kamar akan tertancap jelas. Jika band Indonesia bisa (dan boleh) dikelompokkan ke dalam kotak-kotak lirik, maka d Masiv di setengah bagian pertama album kedua ini akan sekelompok dengan Kerispatih yang amat lihai membuat lagu sedih dan termehek-mehek.

Namun kesan itu langsung berubah ketika d Masiv menyanyikan Ungkapkan Saja yang rancak dan bersemangat. Rupanya mereka memegang formula 'semakin lama semakin panas' seperti penampilan di atas panggung. Buktinya, dua lagu penutup mereka benar-benar bisa dianggap sebagai penyebar semangat hidup: Menyegarkan dan Jangan Menyerah.

"Demi Tuhan kau sungguh menyegarkan/ membuatku menjadi kecanduan/ Tak ada yang bisa seperti kamu itu/ sungguh." Dan mungkin sepenggal lirik dari track Menyegarkan ini bisa dijadikan kesimpulan dari album kedua band asal Jakarta ini.

Memang, dari segi musikalitas, d Masiv terdengar jauh lebih dewasa. Mereka lebih berani mencampur sedikit sentuhan aliran lain dalam pop progresif mereka seperti funk di track Semakin yang cukup menonjol.

Afterall, d Masiv terasa cukup berhasil menyegarkan dunia musik Indonesia yang entah kapan akan jenuh dengan pop melayu. Semoga saja tak ada lagi serangan 'plagiat alert' pada kelima cowok muda ini. Seperti lagu penutup mereka, Jangan Menyerah, PERJALANAN hidup memang tak mudah, jadi "Tetap jalani hidup ini/ melakukan yang terbaik/.../ Jangan menyerah!" (kpl/npy)


Nama
Email
Komentar
Komentar yang tidak sopan akan dihapus.

Komentar Pembaca (4)

  • Aderii (Selasa, 02 Februari 2010 11:58)
    lagu2nya d masiv memang bagus tapi sanyang penampilan mereka kurang menarik

  • Vhay (Selasa, 02 Februari 2010 11:38)
    Uiiiii....mank ngk bleh yach free Styap minggu yach???ngk seru donk....!!!!

  • Iyha (Selasa, 02 Februari 2010 08:48)
    kalo bisa NSP "gratis" nya jangan semingguu doang donkk, tq

  • Nita (Senin, 01 Februari 2010 20:27)
    artikel ini bagus bangat yah, tapi klo boleh lebih dipromosikan lagi lah.

  • KIRIM KOMENTAR

Lihat Arsip Musik

- - -