Banda Neira, ' BERJALAN LEBIH JAUH,' Mari Bernelangsa Riang

Sabtu, 31 Mei 2014 14:11
Banda Neira, ' BERJALAN LEBIH JAUH,' Mari Bernelangsa Riang
Ilustrasi





KapanLagi.com - Oleh: Fajar Adhityo

Terlahir dengan kesederhanaan nan minimalis, Banda Neira berhasil membuat sebuah karya yang epic. Duo folk asal Jakarta ini mempersembahkan karya yang puitis sekaligus politis.

Banyaknya talenta baru di  genre folk akustik, namun Banda Neira tak terjebak dalam kemiripan. Duo yang terdiri dari Rara (vokal dan xylophone) dan Ananda (vokal dan gitar) berhasil membuat genre tersendiri yang mereka sebut Nelangsa Riang.

Latar belakang politik dari keduanya pun dituangkan ke dalam lirik lagu dengan metafora yang indah dengan alunan nada menlakolia. Tak sedikit yang menganggap mereka menyanyikan lagu cinta, namun bukan cinta cengeng pada umumnya.

Banda Neira menyenandungkan cinta universal dengan latar belakang politik Indonesia pada tahun 1998. Lagu ini seakan menjadi sebuah soundtrack kekelaman sejarah yang tak pernah terungkap siapa yang menjadi penanggung jawab dalam kasus ini.

Kisah ini bisa disimak pada track Rindu yang dipersembahkan untuk keluarga korban penculikan atau penghilangan paksa serta keluarga korban mahasiswa yang tewas pada peristiwa Mei 1998. Tema serupa juga dituangkan pada track Mawar yang merupakan nama tim dari kesatuan Koppassus TNI AD periode 1997-1998. DI tengah lagu ini, suasana haru terasa saat Rara membacakan puisi Sajak Suara milik Wiji Thukul.

Nilai lebih patut disematkan pada Banda Neira dengan lirik yang semuanya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Penggunaan kata-kata yang tepat, indah dan puitis terlampir pada lirik-liriknya.

Tanpa beban atau impian untuk menjadi pendobrak, Banda Neira berhasil menyeruak ke telinga-telinga pecinta musik. Cakram padat berisi 10 lagu memang patut untuk kalian apresiasi.

Tracklist:

1. Berjalan Lebih Jauh
2. Di Atas Kapal Kertas
3. Ke Entah Berantah
4. Hujan di Mimpi
5. Esok Pasti Jumpa (Kau Keluhkan)
6. Di Beranda
7. Kisah Tanpa Cerita
8. Senja di Jakarta
9. Rindu (Musikalisasi Puisi Subagio Sastrowardoyo)
10. Mawar

(kpl/faj)



Lihat Arsip Musik

- - -