Selain DJ Snake - Martin Garrix, Apa Yang Menarik di DWP 2016?

Selain DJ Snake - Martin Garrix, Apa Yang Menarik di DWP 2016? Djakarta Warehouse Project © ismaya/rukes.com

Kapanlagi.com - Djakarta Warehouse Project tahun ini kedatangan musisi-musisi Internasional sebagai pengisi acaranya. Digelar selama dua hari yakni pada 9 dan 10 Desember mendatang, line up dibagi secara merata oleh penyelenggara.


Selain adanya performer dunia seperti Hardwell, DJ Snake, Martin Garrix dan Zeed di Garudha Land sebagai panggung utama, Sarah, perwakilan dari Ismaya Group, mengatakan bahwa dua panggung lainnya punya hal yang menarik untuk ditonton. Apa aja sih?


"Oke kita lupakan Garudha Land karena sama kencengnya hari kedua ada Hardwell dan DJ Snake, hari pertama ada Martin Garrix, Zedd. Untuk stage Neon Jungle Live, itu sebenarnya hype banget karena mereka mainnya akan live set. Kalau lihat live set Rudimental, (mereka) akan full band, bawa saxophonist-nya segala macam. Dan Cosmic Station terkenal dengan trance dan hardstyle-nya. That's why kami ada Breenan Heart," ucap Sarah saat preskon DWP 2016 di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (29/10). 


"Jadi memang di stage 3 kenceng sekali di day 1. Kalau day 2, terutama dengan panggung Life in Color Kingdom. Kami butuh musik yang juga penting, ada performer lokal, ada G.T.A juga untuk party dengan cat-cat warna warni. Dan stage The Darker Side justru malah yang lebih tenang, lebih tekno dan lebih underground lagi. Jadi semuanya sama," tambahnya.


DWP 2016 bagi rata perfromer di day 1 dan day 2DWP 2016 bagi rata perfromer di day 1 dan day 2


Kecenderungan orang untuk membeli tiket day 2 dahulu seperti beberapa tahun lalu pun tidak berubah. Namun, hadirnya Martin Garrix dan Zedd di hari pertama membuat antusiasme orang-orang bertambah walaupun acara tersebut jatuh pada hari kerja. 


Lantas, kenapa Yellow Claw dijadikan closing act untuk DWP 2016? Kecintaan dari duo asal Belanda ini pada Indonesia menjadi salah satu pertimbangan selain musik mereka yang asik.


"Melihat satu act yang benar-benar fun banget dan dia sangat cinta Indonesia dengan Barong Family (record label buatan Yellow Claw)-nya dia. Beberapa kali main di Blowfish (acara musik buatan Ismaya Group) juga fans-nya gila-gila banget," jelas Sarah.


"I think Yellow Claw di Live in Color Kingdom akan jadi closing yang gila banget karena mereka energetic banget. Dan puncaknya Live in Color Kingdom ini akan makin banyak orang yang disemprot-semprotin, ada dancer dan mereka juga fit banget sama kepala singa (barong) yang akan nantinya dibawa. Mereka pun kita approach 'Kita akan taruh kalian di Live in Color Kingdom stagenya seperti ini' Mereka senang banget," timpalnya.


Di penutup acara, akan hadir juga kembang api seperti acara DWP pada tahun-tahun sebelumnya. Nah, jadi sudah siap belum untuk bersenang-senang di event musik Electronic Dance populer ini?


(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/aal/otx)

Rekomendasi
Trending