Sandiaga Uno: Indonesian Idol Tak Cuma Sukses Lahirkan Talenta Musik, Tapi Juga Menumbuhkan Industri Kreatif Indonesia

Selasa, 27 April 2021 20:22


Rimar Callista / Credit Foto: Dokumentasi Pribadi

Kapanlagi.com - Indonesia menemukan sosok idol baru dalam diri Rimar Callista yang sukses mengalahkan Mark Natama di babak Grand Final Result & Reunion yang tayang Senin (26/4) kemarin. Mark sendiri harus puas untuk menjadi runner up dalam ajang Indonesian Idol Special Season.

Dukungan terhadap kedua grand finalis bukan hanya diberikan penonton dan juri saja, namun juga sejumlah pejabat seperti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Menteri Parekraf Angela Tanoesoedibjo, Ketua BPK Agung Firman Sampurna, Ketua KPI Agung Suprio yang didampingi Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo dan Executive Chairwoman MNC Group Liliana Tanoesodibjo.

Ketua BPK, Agung Firman Sampurna berkesempatan menyerahkan hadiah untuk Rimar sebagai juara 1 Indonesian Idol Special Season di panggung. Selain itu, beliau juga memberikan apresiasi kepada Indonesian Idol yang telah 17 tahun menghibur masyarakat.

"Bangga karena Indonesia memiliki talenta yang luar biasa dan upaya mengumpulkan dan membina talenta talenta seperti ini perlu didukung. Saya berharap ke depan hal seperti ini  terus didukung supaya bakat-bakat Indonesia dan Industri kreatif terus bisa tumbuh lebih baik," ujar Agung Firman Sampurna.

1. Pujian Sandiaga Uno

Hal yang sama disampaikan Menparekraf / Kepala Baparekraf Sandiaga Uno. Menurutnya, kualitas para finalis yang tampil di atas panggung levelnya sudah sekelas artis Internasional.

"Saya senang menjadi bagian final Indonesian idol. Di sinilah kita melihat talenta-talenta di salah satu sub sektor ekonomi kreatif tampil, kita lihat kelasnya sudah kelas internasional. Suatu kebanggan tersendiri juga optimisme kita memiliki potensi luar biasa. Apalagi penyelenggaraan Indonesian Idol ini sudah memenuhi standar protokol kesehatan yang ketat, bukan saja memberikan rasa aman pada kru tapi juga performer dan penonton," tambah Sandi.

2. Dari Bukan Siapa-Siapa Jadi Idol Besar

Dalam sepanjang sejarah ajang Indonesian Idol, memang telah banyak sekali terlahir berbagai bintang baru. Dan itulah memang alasan utama dari digelarnya ajang Indonesian Idol sejak musim pertama.

"Motivasi dulu menggelar Indonesian Idol agar bisa membangun masyarakat yang punya bakat yang tadinya tidak punya kesempatan bisa punya kesempatan. Idol ini dari orang yang tidak dikenal menjadi terkenal bukan hanya juara 1, tapi juara-juara lainnya.   Selain unsur entertainment, juga memberi kesempatan pada masyarakat dan bagian dari mendukung berkembangnya ekonomi kreatif," ujar Hary Tanoesoedibjo selaku Executive Chairman MNC Group.

(kpl/aal/gtr)