Rayakan 21 Tahun Berkarya, Ghostbuster Rilis Single Baru

Kamis, 24 September 2020 13:00


Ghostbuster (credit: istimewa)

Kapanlagi.com - Beberapa waktu lalu, band hardcore terbesar asal kota Padang, Sumatera Barat, Ghostbuster baru saja merayakan hari jadinya yang ke-21 tahun. Bermodalkan semangat dan passion bermusik di darah personelnya, mereka mampu terus berkarya hingga saat ini.

Ya, berkarya menjadi senjata band yang digawangi Aank (vokal), Yusyakh (gitar), Ibung (gitar), Danny Dagor (bass) dan Fajri Arjuna (drum) ini untuk terus menandakan keberadaan mereka. Di hari jadinya yang ke-21 di tahun 2020, mereka merilis single baru berjudul Hantam Tirani.

1. Karya Seluruh Personel

Lagu ini diciptakan oleh Yusyakh sang gitaris. Dari situ, semua personil pun bekerja sama membuat aransemen dengan guide gitar yang telah disiapkan sebelumnya. Tak butuh waktu lama, lagu itu pun kelar dikerjakan.

"Penggarapan aransemen lagu Hantam Tirani dilakukan melalui proses jamming seluruh personel di studio latihan, tetapi basic lagu berupa progresi kord gitar telah disiapkan sebelumnya. Beberapa kali latihan sudah cukup untuk menyelesaikan kerangka lagu tersebut," kata Danny Dagor dalam siaran pers yang diterima Kapanlagi.com.

2. Angkat Isu Kesenjangan Sosial

Dari segi lirik, lagu ini terinspirasi dari kehidupan sosial yang terjadi di kehidupan bermasyarakat dari sudut pandang mereka. Salah satu kehidupan sosial yang diangkat dalam lagu ini adalah soal kesenjangan yang terjadi. Makin tajamnya kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin, antara kelas pekerja dan atasan, serta sebagainya.

"Lagu ini menceritakan lebih kepada bagaimana kita menyikapi fenomena tersebut dengan tetap semangat dan terus berkarya. Kalau pun kita merasa kurang berkenan tetap harus disikapi dengan menyuarakan kegelisahan yang dirasakan, terlepas nanti apakah ada imbas dari sikap kita tersebut," beber Yusyakh.

3. Kisah Unik Proses Rekaman

Ghostbuster butuh perjuangan ekstra dalam merampungkan lagu Hantam Tirani. Proses produksi materi lagu, khususnya take gitar pada awalnya dilakukan di home studio milik Bardi dari band Raze. Selanjutnya take drum, bass, dan vokal hingga mixing serta mastering dilakukan di 3am Studio, milik Cimay Ardana.

"Proses recording kali ini cukup unik karena take bass dilakukan oleh Yoga Utama dari Keep The Faith soalnya Danny Dagor yang di luar kota berhalangan hadir, dikarenakan situasi pandemi yang melanda kota Padang sekitarnya hingga saat ini. Untuk sesi rekaman vokal juga dibantu oleh Maman dari Raze," kenang Aank, vokalis Ghostbuster.

(kpl/pur/rsp)