Punya 3 Setting Keren, Slank Tampil Prima di Konser Liztomania

Fitrah Ardiyanti  |  Senin, 19 September 2016 15:22
Punya 3 Setting Keren, Slank Tampil Prima di Konser Liztomania
Slank/©KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Band papan atas Slank tampil penuh konsep dalam konser musik Liztomania Konser Musik Tanah Air Slank Not For Sale persembahan dari Samsung Galaxy. Digelar di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jakarta Pusat, Minggu (18/9) malam, Slank tampil dengan panggung yang menampilkan tiga setting panggung berbeda.

Dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama, Slank tak mau buang waktu. Sebagai pembuka, lagu Anarki Diri langsung digeber Bimbim, Kaka, Ridho, dan Ivanka yang tampil mengenakan topeng. Sebuah panggung dengan setting yang menarik terlihat di awal konser Liztomania ini. Terdapat puluhan manekin yang tertata rapi di atas panggung. Bagi Slank, puluhan manekin yang terpampang adalah gambaran dari masyarakat Jakarta pada umumnya yang sudah tak punya soul atau nyawa.

Setting puluhan manekin sindir penduduk Jakarta yang sudah kehilangan soul/©KapanLagi.com®/Agus ApriyantoSetting puluhan manekin sindir penduduk Jakarta yang sudah kehilangan soul/©KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

"Saya interest dengan panggung malam ini yang penuh dengan manekin. Manekin ini melambangkan bahwa orang-orang Jakarta yang terburu-buru karena soul atau nyawanya hilang, secara look keren tapi kaku. Mereka setiap pagi sibuk dengan pekerjaan mereka. Semoga yang hadir di sini jiwanya masih ada," ungkap Kaka di atas panggung.

Dalam setting manekin ini, Slank membawakan lagu lain seperti Hey Bung, Jakarta Pagi Ini, Bobrokisasi Borokisme, dan Birokrasi Complex. Usai lagu Birokrasi Complex, Slank mengundang tamu spesial, yakni Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok ke atas panggung. Di atas panggung, Ahok sangat mengapresiasi lagu Birokrasi Complex dan menjamin di Jakarta tak ada lagi sistem atau birokrasi yang menyulitkan. 

Birokrasi Complex bikin Ahok bertepuk tangan/©KapanLagi.com®/Agus ApriyantoBirokrasi Complex bikin Ahok bertepuk tangan/©KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

"Lagu ini (Birokrasi Complex) adalah lagu di tahun 95 atau 96. Sekarang udah gak ada lagi yang complex, kalau masih ada langsung saya pecat," tegas Ahok yang diberi kesempatan naik ke atas panggung.

Usai lagu Birokrasi Complex, tirai panggung tertutup untuk beberapa saat. Sekitar lima menit, tirai panggung kembali terbuka. Penonton pun dikejutkan dengan setting panggung yang telah berubah.

Kali ini, setting panggung menggambarkan sebuah ruangan yang menyerupai ruang tamu. Terdapat beberapa sofa dan lampu yang berdiri tegak. Dalam setting ini Slank tampil sempurna dengan lagu Jinna yang juga menampilkan Nikita Mirzani.

Setting kedua menampilkan Nikita Mirzani baca puisi/©KapanLagi.com®/Agus ApriyantoSetting kedua menampilkan Nikita Mirzani baca puisi/©KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Disela lagu, Nikita yang tampil seksi membacakan beberapa bait puisi. Sebelum lagu Jinna, Kaka mengundang mantan wanita malam yang sempat terjerumus dalam kejamnya narkoba dan prostitusi. Dalam setting ini, Slank membawakan lagu Samber Gledek, Gara-Gara Kamu, Mawar Merah, Lembah Baliem, dan Preman Urban. Lalu, konser break selama 20 menit.

20 menit berselang, konser kembali berlanjut. Kali ini, setting panggung kembali berubah menampilkan suasana jalanan kota Jakarta. Setting panggung ini dibuka dengan penampilan Marsha Timothy yang membacakan puisi.

Usai itu, Slank menggeber panggung dengan lagu Gemerlap Kota, Generasi Biru, Loe Harus Gerak, dan Jurus Tandur. Usai lagu Jurus Tandur, Tio Pakusodewo yang digambarkan sebagai sosok Soekarno hadir di atas panggung dengan setelan putih-putih. Dalam kesempatan ini, Tio membacakan puisi yang berisi tentang semangat perjuangan bangsa Indonesia. Di akhir puisi, aktor senior ini menunjukkan kebolehannya meniup harmonika yang langsung dipadu dengan lagu Freedom.

Tio Pakusadewo hadir berdandan ala Soekarno/©KapanLagi.com®/Agus ApriyantoTio Pakusadewo hadir berdandan ala Soekarno/©KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Ribuan Slankers pun makin histeris ketika Slank membawakan lagu Ku Tak Bisa. Pasalnya, Abdee yang sedang rehat tampil di atas panggung. Standing applause pun langsung diberikan penonton yang hadir. Mulai dari sini, formasi Slank pun lengkap.

Dalam setting ini, Slank juga membawakan lagu Virus, Tong Kosong, Terlalu Manis, dan ditutup dengan lagu Ayo ngeSlank Rame-Rame. Dalam kesempatan ini, Liztomania dan Slank memberikan sebuah donasi untuk Institut Musik Jalanan.

"Tiket yang kalian bayar ini kami sumbangkan untuk Institut Musik Jalanan," ucap Kaka. Kelompok Institut Musik Jalanan pun sempat berkolaborasi dengan Slank membawakan lagu Tong Kosong.

Liztomania Konser Musik Tanah Air tidak hanya berhenti di sini. Setidaknya akan ada dua acara musik serupa yang menampilkan musisi hebat Indonesia hingga akhir tahun. Salah satunya adalah Glenn Fredly yang akan tampil di acara berikutnya.

Jangan Lewatkan

Sukses Gandeng Slank, Marwan Jafar Kini Lirik Isyana Sarasvati

Konser di Gedung Kesenian Jakarta, Slank: Nasip GKJ Terselamatkan

Kaka Slank: Sebelum Mati Harus Manggung di GKJ

Masyarakat Butuh Seni, Slank 'Hidupkan' GKJ Lewat Konser Musik

Puluhan Tahun Berkarya, Bimbim Lupa Jumlah Album Slank

(kpl/pur/tch)


Lihat Arsip Musik

- - -