Pembajakan Musik, Ari Juliano: Sekarang Dibasmi Besok Muncul Lagi

Natanael Sepaya  |  Jumat, 10 Maret 2017 13:22
Pembajakan Musik, Ari Juliano: Sekarang Dibasmi Besok Muncul Lagi
Tompi - Glenn Fredly - Ari Juliano © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Tidak bisa dipungkiri kalau sampai hari ini para musisi dan industri musik masih terus menghadapi persoalan mengenai pembajakan. Ari Juliano dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pun mengibaratkan para pembajak dan konsumen karya bajakan seperti orang yang kecanduan obat-obatan terlarang.

"Berbicara manfaat ekonomi yang didapat, ada pembajakan. Masalahnya soal harga, distribusi tidak merata, akhirnya cari bajakan. Ketiga adalah kecanduan terhadap bajakan. Orang-orang Jakarta sudah terdidik, masih aja konsumsi (yang bajakan). Dia tahu salah, tetapi tetap aja dikonsumsi. Ini sudah kayak kecanduan rokok atau narkoba, susah. Tetapi soal harga dan distribusi kami lagi cari solusinya," ujar Ari saat ditemui bersama Tompi dan Glenn Fredly di acara MusikBagusDay, Cilandak Townsquare, Jakarta Selatan, Kamis (9/3).

Lebih jauh, ia pun mengungkapkan kalau pembajakan hari ini semakin sulit untuk diberantas. Selain massive, selalu ada cara baru bagi para pembajak merampas sebuah karya. Sedangkan di sisi lain, Ari mengungkapkan kalau ia dan Bekraf juga masih mengusahakan agar para musisi tetap mendapat hak atas karya-karyanya.

Menurut Ari Juliano, generasi muda harus mendapat edukasi lebih untuk mengurangi pembajakan karya di masa mendatang © KapanLagi.com/Bayu HerdiantoMenurut Ari Juliano, generasi muda harus mendapat edukasi lebih untuk mengurangi pembajakan karya di masa mendatang © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

"Pembajakan, sekarang dibasmi razia besok muncul lagi. UU hak cipta munculkan lagi lembaga manajemen kolektif nasional. Musisi-musisi senior mikirin gimana. Yang musisi perlu ketahui, musisi tidak bisa dapat royalti kalau tidak tergabung ke LMK. Bergabunglah sehingga dipastikan ada porsi yang dibayarkan. Itu cara agar hak ekonomi bisa dibayar. Bekraf sudah bicara dengan BPJS buat skema untuk pelaku kreatif yang penghasilannya naik turun. Itu upaya yang kami coba optimal," lanjutnya.

Sedangkan untuk masalah kecanduan pembajakan, Ari Juliano mengungkapkan kalau saat ini Bekraf terus gencar untuk membuat aplikasi hingga memikirkan solusi lain. Menurutnya, saat ini edukasi lebih baik diarahkan pada generasi muda sehingga diharapkan pembajakan bisa berkurang secara signifikan pada beberapa tahun mendatang.

"Soal kecanduan, ujung-ujungnya edukasi. Bekraf sudah gencar bikin aplikasi BIMA. Sampai akhirnya kami berpikir edukasi kita harusnya ditujukan ke anak-anak sekolah-sekolah, menyiapkan generasi muda sebelum mereka kecanduan. Hasilnya gak sekarang, tetapi 5 sampai 10 tahun ke depan," pungkasnya.

Yakin Sudah Baca Yang Ini?

Hari Musik Nasional: Industri Praktis di Era Digital

Bak Lirik Lagu KLa Project, Glenn Fredly Terpesona Suasana Jogja

Glenn Fredly Apresiasi Buku Puisi Karya Prilly Latuconsina

Pakai Konsep Betawi, Java Jazz Festival Akan Dipenuhi Ondel-Ondel

Produktif Abis! Ini Sederet Proyek Baru Glenn Fredly Yang Keren

(kpl/aal/ntn)


Lihat Arsip Musik

- - -