Manfaatkan Charlie Hebdo Untuk Promosi, Madonna Picu Kontroversi

Ahmat Effendi  |  Minggu, 11 Januari 2015 20:59
Manfaatkan Charlie Hebdo Untuk Promosi, Madonna Picu Kontroversi
Madonna ©Splash

Kapanlagi.com - Banyak kontroversi menyelimuti diva pop Madonna dalam perilisan album barunya yang berjudul REBEL HEART. Pelantun 4 Minutes itu sempat mendapat banyak kritik karena memakai foto wajah John Lennon, Nelson Mandela, Bob Marley dan Martin Luther Jr yang terikat tali-temali.

Selain itu sebelumnya Madonna sempat beberapa kali marah-marah karena materi lagunya bocor melalui dunia maya. Akibatnya penyanyi berusia 56 tahun itu harus merilis 6 judul lagu dari album terbarunya lebih awal dari jadwal yang ditetapkan.

Kini kontroversi itu semakin bertambah karena Madonna dianggap sengaja menggunakan insiden penembakan Charlie Hebdo sebagai alat untuk promosi album. Seperti dilansir The New York Post, Madonna sempat mengupload foto bertuliskan Je Suis Charlie di instagramnya.

These are very scary times we are living in. Ignorance breeds Intolerance and fear. We can only fight darkness with light! We are all Charlie! #revolutionoflove ❤️#rebelhearts A photo posted by Madonna (@madonna) on Jan 7, 2015 at 6:19pm PST

Yang menjadi masalah adalah meski menulis kalimat yang positif, Madonna menggunakan judul albumnya REBEL HEART di postingan itu. Sikap tersebut dianggap tidak sensitif, apalagi ketika masih banyak pihak yang berduka akibat serangan di kantor berita Charlie Hebdo itu.

"Ini adalah waktu yang sangat menakutkan untuk hidup. Tumbuh rasa tidak peduli, rasa tidak toleran dan menyebarkan ketakutan. Kita hanya bisa memerangi kegelapan dengan cahaya! Kita semua Charlie! #revolutionoflove #rebelhearts" tulisnya.

We must respect AlL religions! But we must also RESPECT human life!! Killing in the name of G*D is man's idea not G*D's!!!!#livingforlove ❤️#rebelheart Une photo publiée par Madonna (@madonna) le Janv. 7, 2015 at 6:40 PST


Dalam serangan teroris di majalah satir Perancis Charlie Hebdo, setidaknya 12 orang anggota redaksi meninggal. Pelaku yang memakai pakaian serba hitam mirip seragam militer, lengkap dengan rompi anti peluru, masuk ke kantor dan melakukan pembunuhan yang terorganisir.

Simak Juga:

Dikecam, Madonna Akhirnya Minta Maaf Soal Insiden Mandela

Coret Wajah Bob Marley dan Nelson Mandela, Madonna Dihujat Massal

ACDC, U2 dan Madonna Tampil di Grammy Awards 2015?

Benarkah Lagu Madonna Ditujukan Untuk Hujat Lady Gaga?

Lagu Album Baru Bocor Lagi, Madonna Semakin Naik Pitam

(kpl/sjw)


Lihat Arsip Musik

- - -