Disakiti Terus? Dengan Lagu Ini Saatnya Kamu Bangkit!

Selasa, 24 Juni 2014 12:01  | 

Tulus



Saatnya kamu bangkit!

Kapanlagi.com - Cinta itu buta. Seringkali kita dengar ungkapan tersebut. Masalahnya, apakah kalimat tersebut berlebihan ataukah memang kenyataan sebenarnya?

Ada kalanya terlanjur cinta jadi alasan seseorang rela untuk disakiti, lagi dan lagi. Kasus ini sering terjadi bagi pasangan lama yang putus cinta, ataupun cinta yang nggak kesampean.

Nah, kalau kamu terus-terusan disakiti, ini saatnya kamu buka mata dan bangkit. Lagu-lagu berikut ini cocok untuk sampaikan bahwa kamu nggak layak disakiti. Simak daftar lagunya di sini ya.

Fakta-fakta menarik lainnya:

6 Gitaris Ini Paling Jago Bikin Fans Cewek Histeris

5 Lagu Cover Boyce Avenue Terbaik, Siap-Siap Terpukau

6 Ritual Unik Musisi Indonesia Sebelum Manggung

6 Rockstar Yang Masih 'Gila' di Usia Senja

(kpl/niz)

1. Bye Bye - Raisa

Sudah jadi aturan moral tak tertulis jika seorang pria harus memperlakukan wanita dengan baik. Tema ini lah yang diusung Raisa dalam lagu Bye-Bye ini.

Penyanyi kelahiran 6 Juni 1990 ingin meyakinkan para wanita agar sebaiknya tak mendekati pria yang menyakiti dan memperlakukannya dengan tidak baik. Lebih baik katakan Bye-Bye pada mereka, itu menurut Raisa.

Lagu yang menjadi andalan di album HEART TO HEART ini dirilis akhir tahun lalu. Raisa yang hadir dengan cerita-cerita cinta sukses mendapat tempat di hati pecinta musik.

Jadi buat kamu para wanita yang nggak diperlakukan baik sama gebetan atau pacar, lebih baik ditinggal saja. Saatnya bangkit, girls.

2. Baru - Tulus

Seperti sepakat dengan Raisa, Tulus juga menulis lagu yang bertema serupa. Melalui lagu berjudul Baru, nampaknya Tulus sangat puas mengutarakan unek-uneknya yang terus disakiti.

Lagu yang terdapat dalam album GAJAH, yang merupakan karya terbaru Tulus. Penyanyi yang satu ini memang dikenal lihai menciptakan lirik yang beda dari penyanyi lainnya.

Lagu Baru ini terasa emosional dengan liriknya yang tajam. Tulus berkata dengan tegas, Ini aku yang baru!

Melihat betapa lagu ini sangat bernyawa, apakah benar lagu ini berasal dari ungkapan hati penyanyi asal Bandung ini? Ayo, buktikan dirimu yang baru.

3. Gara Gara Kamu - Slank

Satu lagi ungkapan kekesalan diungkapkan lewat lagu. Slank dengan karyanya Gara-Gara Kamu menjadi salah satu yang cocok untuk kamu yang lagi sebel sama seseorang.

Jika sebuah hubungan hanya memberikan dampak yang tak baik, mungkin saatnya bagi kamu untuk mengakhirinya. Pesan ini sepertinya disampaikan secara slengean oleh band yang bermarkas di Gang Potlot ini.

Menuruti kamu cuma bikin aku tolol, otak bisa tambah jebol. Gara-gara kamu.

Begitulah cara Slank ekspresikan idenya, khas banget. Grup asal Jakarta ini memang dikenal blak-blakan dan tegas dalam berkarya.

Jadi kalau kamu rasa sudah tak ada yang perlu dipertahankan, ada baiknya diakhiri saja. Gara-gara cinta jangan mau dirugikan. Kamu yakin dia juga cinta?

4. Parasit - Gita Gutawa

Kalau yang satu ini lagunya cukup fun dan ceria. Namun jangan salah, isinya sebenarnya cukup menusuk loh.

Gita Gutawa melantunkan lagu ini dengan lucunya. Wajar, saat itu dirinya masih berusia lima belas tahun.

Dengan menggunakan istilah-istilah ilmu biologi, lagu ini sukses mengungkapkan emosi tapi dengan cara yang fun.

Pergi kau ke luar angkasa, hipotermia di kutub utara, hilang di samudera Antartika, dan jangan kembali. Kau memang parasit.

Begitulah cara seru Gita Gutawa angkat kisah cinta remaja dengan ceria. Kesal tak harus diungkapkan dengan cara yang negatif kan?

5. Aku Bukan Boneka - Rini Wulandari

Siapa sih wanita yang mau diatur-atur? Yang mau disuruh ini itu seenaknya sendiri?

Rini Wulandari tegaskan bahwa dia bukan boneka yang bisa diperlakukan semena-mena. Rini ungkapkan unek-uneknya itu melalui lagu Aku Bukan Boneka.

Lagu itu juga menjadi single yang membawa namanya melambung di dunia musik. Rini yang jebolan Indonesian Idol sampai saat ini masih buktikan eksistensinya dengan merilis beberapa single dua tahun terakhir.

Namun ada yang beda dalam lagu debutnya ini. Jika di lagu-lagu sebelumnya kekesalan diakhiri dengan perpisahan, maka lagu ini cenderung mengancam. Yah, lebih baik ungkapkan apa yang perlu, dari pada terus ditindas.

6. Kau Pikir Kaulah Segalanya - Edane

Lagu ini cukup populer di era 2000-an. Kau Pikir Kaulah Segalanya rasanya sudah cukup menjelaskan isi lagu tersebut.

Ya, Edane seperti secara mendalam ungkapkan kekesalan seorang pria yang merasa dicurangi wanitanya. Sebagai wanita mungkin merasa cantik dan eksis merupakan kebutuhan, tapi kalau sudah berlebihan, ampun deh.

Kuakui kau memang cantik, tapi kau iblis, kau pikir kaulah segalanya. Sebuah hujatan pedas tanpa keraguan sedikit pun di dalamnya.

Namun jangan salah, yang perlu diambil pelajaran dari lagu ini adalah kesadaran untuk meninggalkan sesuatu yang tak baik buat kita. Jadi untuk kalian yang terus-terusan disakiti, pergi merupakan sebuah pilihan yang bijak.

Ini saatnya kamu bangkit, jangan mau terus-terusan disakiti ya.

(kpl/niz)