Cokelat Rilis Single 'Garuda' Sekaligus Bikin Gerakan Sosial

Mahardi Eka Putra  |  Kamis, 20 Juli 2017 11:36
Cokelat Rilis Single 'Garuda' Sekaligus Bikin Gerakan Sosial
Dokumentasi Pribadi Cokelat

Kapanlagi.com - Menganggapi rangkaian peristiwa yang terjadi di masyarakat beberapa bulan terakhir, Cokelat yang sejak awal selalu konsisten terhadap pembangkitan rasa nasionalisme ingin kembali memupuk rasa bangga masyarakat Indonesia lewat single Garuda.  

Single baru yang digarap bersama produser Irwan Simanjuntak dan label HaloHei Entertainment ini diluncurkan dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-72. Para personil Cokelat, Edwin(gitar), Ronny (bass) dan Jackline (vokal) ingin mengajak untuk mengesampingkan perbedaan, mengesampingkan opini-opini politik, dan fokus pada hal-hal yang patut dibanggakan sebagai bangsa Indonesia, hal-hal yang bisa kembali mengangkat harkat dan martabat bangsa kita.

“Ini tidak ada hubungannya dengan dunia politik,” cetus Edwin menegaskan. “Kami merilis single ‘Garuda’ sebagai ajakan. Sebuah gerakan non-politik. Kami tidak berbicara perbedaan, kami tidak berbicara tentang Bhinneka Tunggal Ika, tidak berbicara tentang pilihan politik. ‘Garuda’ adalah sebuah gambaran bahwa Indonesia itu hebat, Indonesia itu indah, Indonesia keren, yang kami rangkum dalam lagu ‘Garuda’," tuturnya. 

Selain single baru tersebut, Cokelat juga berniat mengajak pendengarnya untuk merasa bangga menjadi diri sendiri, dan kemudian menjadi besar dan bangga menjadi orang Indonesia. Ajakan tersebut mereka namakan gerakan #GarudaBanget!”

“Kami ingin mengajak orang-orang untuk lebih positif memandang Indonesia. Kita semua, siapa pun itu, bisa menjadi #GarudaBanget walau lewat hal-hal kecil sekalipun, tapi positif dan berdampak bagus terhadap lingkungan. Misalnya, membuang sampah pada tempatnya, atau membudayakan antri. Itu semua bisa membuat kita hebat, dan layak disebut #GarudaBanget,” seru Jackline menimpali.

Judul Garuda dipilih karena Cokelat merasa semua orang butuh simbol untuk mewakili sesuatu yang dilakukannya. Masyarakat Indonesia punya Garuda yang melambangkan kekuatan, kebijaksanaan, dan menjadi pelindung. Penggunaan kata garuda dalam single baru Cokelat bukan dimaksudkan sebagai lambang negara. lebih tepatnya, Cokelat mengajak untuk menggunakan simbol ‘garuda’ sebagai sesuatu yang bisa mewakili rasa kebanggaan. Karena ketika kita berbicara tentang kepintaran, kehebatan, atau bahkan kecantikan, maka akan melibatkan berbagai variabel. Sisi pandang dan selera setiap manusia berbeda-beda. Kepintaran misalnya, setiap orang pasti punya defenisi yang berbeda dalam mengartikannya.

“Jadi kita harus mencari sebuah simbol dimana semua orang yakin bahwa simbol itu memang sebuah lambang kehebatan, atau kekerenan, yang bisa dibanggakan,” urai Ronny memperjelas.

Lebih jauh, Ronny, Edwin dan Jackline menuturkan keprihatinannya terhadap gunjingan banyak orang yang kerap atau cenderung mengedepankan konotasi negatif tentang Indonesia.

“Misalnya, yang nggak bisa antri itu Indonesia banget, yang membuang sampah sembarangan itu Indonesia banget, tim sepak bola-nya selalu kalah itu Indonesia banget…. Kenapa Indonesia banget itu selalu yang buruk. Kenapa gedung-gedung yang tertata rapi itu selalu dianggap bule banget? Amerika banget, atau Jepang banget…? Menurut kami, anggapan itu justru menyakitkan hati jika melambangkan Indonesia pada sesuatu yang berkonotasi negatif,” tutur Ronny menyesalkan.

Fenomena itulah yang lantas menjadi salah satu alasan COKELAT memilih simbol ‘Burung Garuda’, sebuah simbol yang tak pernah mewakili keburukan. Garuda tidak pernah melambangkan sesuatu yang buruk. Saat kita membicarakan Garuda, maka kita akan membayangkan sesuatu yang megah dan membanggakan. Seperti Indonesia, yang punya banyak sumber daya manusia yang hebat, kekayaan alam berlimpah, dan potensi lainnya, yang bahkan diperebutkan oleh negara-negara lain.

Demi untuk menegaskan komitmen untuk membangkitkan rasa kebanggaan itu, maka COKELAT berinisiatif untuk mengumandangkan lagu “GARUDA”, yang akan dibarengi sebuah kampanye positif di berbagai media sosial, yang didukung berbagai tokoh dan seniman - terutama artis dan musisi Indonesia - yang juga memiliki keyakinan bahwa Indonesia itu hebat dan #GarudaBanget!

Kabar Terbaru Cokelat

Kikan Sempat Bingung Cari Nada Untuk Lagu 'Berkibarlah Indonesia'

Menantang, Ini Dia Cerita di Balik Pembuatan Single Terbaru Kikan

Sandy Pas Band, Tentang Musik di Bandung dan Para 'Band Peniru'

Main di Televisi Bukan Target Utama Cokelat

Rilis Album Baru, Cokelat Tampil Lebih Segar Dengan Vokalis Baru

Lagu yang ikonik untuk merayakan momen 17 Agustus bisa jadi adalah lagu 'Hari Merdeka' yang diciptakan oleh H Mutahar. Lagu ini kemudian dicover oleh Cokelat yang kemudian sering diputar di televisi.
8 FOTO