Berawal Dari DM Instagram, Rian D Masiv Produseri Hidup Band

Rabu, 27 November 2019 15:25  | 

Rian D Masiv



© KapanLagi.com/Nuzulur Rakhmah

Kapanlagi.com - Untuk pertama kalinya Rian D’Masiv memproduseri sebuah band. Band tersebut bernama Hidup yang beranggotakan Zikra (vokal), Deden (gitar), Bewok (bass), Moniq (gitar) dan Devi (drum).

Terbentuk sejak setahun lalu, Hidup Band kini hadir dengan sebuah mini album berjudul ‘Hidup Adalah’. Dibawah label EP Music Indonesia, mini album itu terdiri dari lima buah lagu yakni Terang, Arah, Selamat Tinggal Lagu Patah Hati, Hidup dan Ruang Maaf yang dipilih menjadi single pertama Hidup Band.

 

1. Berawal Dari DM Instagram

Uniknya, Rian pertama kali menemukan Hidup band dari Direct Message Instagram. Saat itu Zikra sering kali memberikan demo lagu-lagunya kepada Rian sampai akhirnya dinotice oleh pelantun Jangan Menyerah itu.

“Pertama saya kenal Zikra jadi dia gigih banget mendemokan lagu, sering DM Instagram dan dilakukan berkali-kali. Tapi saya nggak lihat sampai akhirnya iseng buka DM kok didengar notasinya nggak seperti kebanyakan orang, ada karakter. Kalau (lagunya) sama kayak D’Masiv nggak bakal saya terima,” ujar Rian D’Masiv saat ditemui di kantor Melon Indonesia, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (26/11).

“Akhirnya kita ketemu dan pas pertama kali dengerin lagu-lagu Zikra kalau diarahin benar bisa bagus. Tapi waktu itu dia masih sendiri akhirnya dikenalin sama Devi, Deden, Moniq, dan Bewok. Setelah melalui proses panjang setahun bikin lagu, workshop,” lanjutnya.

2. Kesulitan Produseri Band

Jika sebeumnya Rian hanya memproduseri bandnya sendiri D’Masiv dan beberapa penyanyi solo. Ini adalah pengalaman baru bagi Rian memproduseri band baru. Ia pun mengungkapkan kesulitannya.

“Biasanya saya memproduseri band saya sendiri D’Masiv. Terus biasanya penyanyi solo terakhir Rossa yang soundtrack film Susi Susanti, (lagu) Karena Cinta Yang Menemani. Kalau band lain baru pertama. Makanya ini pengalaman yang baru juga sih. Karena ngomongnya nggak hanya satu orang kan, sama berlima, karakternya beda-beda. Cara menyatukannya itu yang jadi tantangan,” paparnya.

3. Tak Pikir Laku Atau Tidak

Memproduseri sebuah band baru, Rian mengaku tak memikirkan laku atau tidaknya. Baginya yang terpenting adalah berkarya dan regenerasi band itu sangat lah penting.

“Sebenarnya jujur ketika memproduseri mereka saya nggak mikir laku apa enggak, yang saya kasih adalah semangat berkarya. Karena kalau mikirin laku atau enggak itu jadi beban sendiri. Sekarang media juga banyak, sudah era digital semua bebas milih, jadi ya berkarya aja jangan takut ada yang enggak dengerin. Regenerasi itu enggak boleh putus,” pungkas Rian.

Baca Ini Yuk

Curhat Sambil Nangis, Teny Amelia Putri Bicara Keputusan Lepas Hijab

Usai Berseteru, D'Masiv Bisa Tembus Rekaman di Abbey Road Studios

Majukan Musik Indonesia, Billboard Luncurkan Billboard Indonesia Top 100

Ramai Mahasiswa Demo RUU, Rian D Masiv Ungkap Masa Lalu yang Tak Bisa Kuliah

Jangan Menyerah, Sebuah Mimpi Rian D'Masiv Untuk Berbagi Dengan Sesama

(kpl/rhm/CDP)