'7 Years', Lagu Mendunia Lukas Graham Berkat Kematian Sang Ayah

Girindra Permana Cahya  |  Jumat, 03 Februari 2017 17:22
'7 Years', Lagu Mendunia Lukas Graham Berkat Kematian Sang Ayah
Lukas Graham via WBR Press

Kapanlagi.com - Lukas Graham, mungkin buat kalian yang nggak tahu akan menganggap ini adalah nama seorang musisi. Hal tersebut tak sepenuhnya salah memang karena Lukas Graham adalah nama lead vokalis yang akhirnya dijadikan nama band yang berasal dari Denmark ini.

Tahun 2015 kemarin, band ini berhasil membuat satu gebrakan lewat lagu berjudul 7 Years, single ketiga dalam album-nya LUKAS GRAHAM BLUE ALBUM. Tentunya kalian tak akan asing jika mendengarkan lagu ini karena memang lagu ini sering sekali cukup jadi playlist andalan di tempat umum, radio serta sebagai backsound dari acara televisi.

Dari lima lagu yang didaulat sebagai single album mereka LUKAS GRAHAM BLUE ALBUM, 7 Years bisa dibilang yang paling sukses. Lagu ini menyerbu chart-chart berbagai negara dan memuncakinya. Yang paling menarik, 7 Years tercatat nangkring di posisi ke 2 dalam Billboard Hot 100.

Sang frontman, Lukas Graham Forchhammer mengatakan bahwa 7 Years adalah sebuah lagu yang menceritakan pengalaman pribadinya serta harapan-harapan yang hendak ia capai di masa depan. Salah satu harapan Lukas adalah hidup hingga usia 60 tahun. Memang itu masih jauh kalau mengingat usianya kini yang baru 28 tahun, namun ia percaya bahwa hal pertama yang dibutuhkan untuk mencapai hal tersebut adalah percaya pada harapan tersebut awalnya.

Sang frontman, Lukas Graham menceritakan bahwa lagu '7 Years' berhasil dibuat karena kematian ayahnya pada 2012 silam © lukasgraham.comSang frontman, Lukas Graham menceritakan bahwa lagu '7 Years' berhasil dibuat karena kematian ayahnya pada 2012 silam © lukasgraham.com

"Ini adalah sebuah lagu tentang tumbuh menua. Aku juga ingin merealisasikan harapanku nantinya yakni menjadi seorang ayah, itu adalah hal yang penting. Mimpi besarku bukan untuk menjadi pria tua dengan tingkah laku negatif, tapi untuk bisa membuat teman anak-anakku berkata, 'Kamu akan mengunjungi ayahmu? Sampaikan salam ku ya! Ayahmu orang yang mengagumkan'. Aku ingin jadi ayah yang sempurna," tutur Lukas tentang lagu dan harapn pribadinya.

Perasaan kehilangan akan figur ayah yang meninggal di tahun 2012 menjadi bahan bakar dari karya-karya Lukas Graham, termasuk lagu 7 Years. Memang momen tersebut adalah hal berat dalam hidupnya, namun itu juga yang berhasil melambungkan nama bandnya.

"Itu rasanya seperti melewati momen kematian ayahku, aku nggak tahu apa yang harus aku ungkapkan tapi aku telah melewatinya! Jika ayahku tidak menginggal di tahun 2012, aku mungkin tak akan bisa menulis lagu Happy Home yang melambungkan nama kami di Skandinavia. Aku juga nggak akan bisa menulis 7 Year yang mengantarkan kami mendapat kontrak dari publisher di Amerika yang akhirnya mendaratkan kami di Warner Bros," tuturnya.

Jika Lukas Graham tak kehilangan ayahnya pada tahun 2012 kemarin maka tak akan ada lagu '7 Years' © AFPJika Lukas Graham tak kehilangan ayahnya pada tahun 2012 kemarin maka tak akan ada lagu '7 Years' © AFP

Didaratkan di YouTube pada 15 Desember 2015, saat ini video klip 7 Years sampai telah ditonton sebanyak 476 juta kali. Bukti kepopuleran lain 7 Years antara lain adalah banyaknya versi YouTuber yang tertarik untuk mengcover-nya.

Pada 6 Desember silam, 7 Years resmi masuk sebagai nominasi Grammy Awards 2017 dalam kategori bergengsi Records of The Year. Lagu ini akan bersaing dengan Hello (Adele), Formation (Beyonce), Work (Rihanna) serta Stressed Out (Twenty One Pilots).

Bukan hanya itu, lagu ini juga masuk di kategori lain Grammy Awards 2017 yakni Song of The Year dan Best Pop/Group Performance. Lagu ini juga tercatat mendapatkan raihan berbagai platinum karena penjualannya yang moncer di beberapa negara.

Jangan Lewatkan!

'Work', Jejak Kisah Romansa Drake dan Rihanna Dalam Sebuah Lagu

'Formation', Lagu Ajaib Beyonce Yang Dikaitkan Dengan Illuminati

Bernuansa Galau, 'Hello' Adele Bukan Lagu Sedih Karena Mantan!

Prediksi Grammy Awards 2017 Versi Kapanlagi, Beyonce Mendominasi