Prediksi Grammy Awards 2017 Versi Kapanlagi, Beyonce Mendominasi

Kamis, 02 Februari 2017 22:58  | 

Rihanna



Grammy Awards © Neches FCU

Kapanlagi.com - Grammy Awards 2017 akan digelar tak lama lagi. Tepat pada tanggal 12 Februari mendatang lah kita akan menjadi saksi siapa musisi dunia yang paling sukses menggondol banyak piala dari ajang penghargaan bergengsi itu.

Beyonce menjadi musisi terdepan dengan masuk ke dalam 9 nominasi. Menyusul di belakangnya nama-nama seperti Drake, Rihanna dan Kanye West yang menempel Beyonce dengan masuknya nama mereka di 8 kategori.

Persaingan untuk membawa pulang piala Grammy pun cukup ketat. Beyonce contohnya, ia harus bersaing dengan nama-nama beken lain seperti Adele dan Rihanna di kategori Record of the Year.

Nah, berikut prediksi Grammy Awards 2017 versi Kapanlagi.com®. Check this out!

(kpl/abl)

1. Record of the Year - Beyonce

Dominasi Beyonce nampaknya masih terlalu sulit untuk digoyang di Grammy Awards tahun ini. Kapanlagi.com® memprediksi kalau istri dari Jay Z itu akan keluar sebagai pemenang di dua kategori pertama yakni Record of the Year dan Album of the Year.

Persaingan memang sangat ketat di kategori Record of teh Year. Adele dengan lagu Hello, Lukas Graham dengan 7 Years miliknya, Work dari Rihanna serta Twenty One Pilots dengan karyanya Stressed Out menjadi pesaing Beyonce.

Bukan tanpa alasan, lagu Formation ini sebelumnya sudah pernah menghantarkan Beyonce keluar sebagai jawara di ajang MTV Video Music Awards 2016 untuk kategori Video of the Year. Uniknya, lagu ini pun terpilih sebagai Song of the Year di ajang Soul Train Awards 2016. Jumlah viewers-nya pun menggila dengan mencapai lebih dari 18 juta hanya dalam waktu satu bulan dirilis. Pencapaian inilah yang rasanya membuat para pesaing Beyonce sulit untuk keluar sebagai jawara di Grammy Awards 2017 dalam kategori Record of the year.

2. Album of the Year - Beyonce

Pun begitu pula dengan album LEMONADE yang ditahbiskan sebagai 50 album terbaik versi Rolling Stone dan Billboard. Kalaupun harus menyebut pesaing terberat, Adele dengan album 25 dan Justin Bieber yang membawa album PURPOSE lah yang layak disebut sebagai ancaman buat Beyonce di kategori Album Of The Year.

Ingat juga kalau Beyonce adalah satu penyanyi yang punya DNA pemenang. Masih ingat kan saat ia mendominasi ajang MTV Music Awards 2016 dengan menyabet 7 penghargaan?

3. Song of the Year - Adele

Namun Beyonce mungkin saja akan kehilangan dominasinya di kategori Song of the Year. Meski lagu Formation terpilih sebagai Song of the Year di ajang Soul Train Awards 2016, kita tak bisa menampik kalau pesona single Hello dari Adele terlalu kuat bahkan sampai sekarang. 'Hello, it's me', lirik pembuka itu pastinya pernah terngiang di ingatan para penikmat musik. Jumlah viewers video musiknya pun lebih gila lagi yakni mencapai lebih dari 1.8 miliar!

Jadi jangan terkejut kalau Adele lah yang akan keluar sebagai juara di kategori Song of the Year. Namun kita juga tak boleh melupakan para pesaing lain yang tak kalah booming-nya yakni Justin Bieber, Lukas Graham dan Mike Posner.

4. Best New Artist - The Chainsmokers

The Chainsmokers harus bersaing dengan Kelsea Ballerini, Chance The Rapper, Maren Morris, Anderson Paak di kategori Best New Artist. Kapanlagi.com® menilai kalau The Chainsmokers adalah kandidat terkuat di kategori ini melihat kesuksesan mereka di lagu Closer dan Don't Let Me Down. Tapi bukan mustahil juga kalau Chance The Rapper akan menjadi kejutan dengan menggondol piala Best New Artist.

5. Best Pop Solo Performance - Justin Bieber

Lalu bagaimana dengan part Pop Field? Kita bahas satu-satu yuk! Justin Bieber bisa saja membawa pulang piala Grammy di kategori Best Pop Solo Performance. Sudah bukan rahasia lagi kalau mantan kekasih Selena Gomez ini selalu memberikan banyak kejutan di setiap aksi panggungnya. Lagu Love Yourself dari album PURPOSE pun tetap berulang kali nangkring di puncak tangga lagu dunia.

Meski begitu, Bieber tetap harus melihat ancaman dari para pesaingnya yakni Ariana Grande, Adele dan Kelly Clarkson. Dan Beyonce lagi-lagi menunjukkan kapasitasnya sebagai soloist kelas dunia dengan masuk ke dalam kategori ini.

6. Best Pop Duo/Group Performance - Rihanna ft Drake

Drake selama ini sangat dikenal dengan sentuhan magic-nya dalam urusan bermusik. Lagu ini diambil dari salah satu tracklist album ke-delapan Rihanna yang berjudul ANTI. Hal itulah yang membuat Kapanlagi.com® menjagokan lagu Work yang dinyanyikan Rihanna ft Drake keluar sebagai juara di kategori Best Pop Duo/Group Performance.

Rihanna dan Drake tentu saja bersaing ketat dengan lagu Closer dan The Chainsmokers. Karya kolaborasi ini sudah ditonton lebih dari satu miliar hanya dalam waktu 6 bulan saja.

7. Best Traditional Pop Vocal Album - Bob Dylan

Jangan pernah meragukan kemampuan Bob Dylan dalam membuat karya-karya musik baru. Musisi 75 tahun itu tetap sanggup membuat karyanya yakni album FALLEN ANGELS masuk ke dalam kategori Best Traditional Pop Vocal Album. Karya ini juga masuk ke dalam 50 album terbaik 2016 versi Mojo dengan menempati posisi 20.

Sentuhan ajaib dari musisi legendaris itulah yang nampaknya akan sulit disaingi oleh Josh Groban, Andrea Bocelli maupun Willie Nelson. Dan sekali lagi, Bob Dylan akan membuktikan kepada dunia kalau ia adalah musisi besar dengan keluar sebagai pemenang di kategori ini.

8. Best Pop Vocal Album - Ariana Grande

Diam-diam menghanyutkan, itulah kata yang pantas disematkan kepada Ariana Grande. Dirilis pada bulan Mei tahun 2016, album DANGEROUS WOMAN milik Ariana Grande menuai kesuksesan besar dengan nangkring di puncak tangga lagu dunia. Album ini juga dianugerahi penghargaan gold serta platinum karena angka penjualannya yang fantastis.

Selalu ada kejutan di ajang Grammy Awards 2017, dan mungkin saja itu kemenangan Ariana Grande di kategori Best Pop Vocal Album. Justin Bieber dan Adele masih menjadi musuh utama Ariana di kategori ini. Tapi jangan lupakan juga kehadiran Demi Lovato yang akhirnya masuk nominasi awards lewat album CONFIDENT.

9. Best Dance Recording - The Chainsmokers

Jumlah viewers yang mencapai lebih dari 500 juta sudah cukup membuktikan betapa suksesnya lagu Don't Let Me Down dari The Chainsmokers. Karya ini pun akhirnya masuk ke dalam kategori Best Dance Recording.

Bob Moses, Flume, Riton dan Sofi Tukker yang menjadi pesaing nampaknya akan masih sangat kesulitan untuk mengakhiri dominasi The Chainsmokers. Jangan terlalu terkejut kalau The Chainsmokers akan menang mutlak di kategori ini.

10. Best Rock Song - Metallica

Dari ranah Rock Field, Metallica diprediksi akan menancapkan distorsi musiknya dengan keluar sebagai pemenang dalam kategori Best Rock Song. Apalagi lagu Hardwired masih tergolong sangat baru karena diambil dari album kesepuluh Metallica yakni Hardwired... to Self-Destruct.

Radiohead, David Bowie, Highly Suspect dan Twenty One Pilots adalah tiga pesaing Metallica untuk membawa pulang piala Grammy. Twenty One Pilots boleh saja booming karena lagu Heathens, tapi Metallica tetaplah salah satu band metal legendaris yang selalu memberikan kejutan di setiap karya distorsi mereka.

11. Best Rock Album - Blink 182

Keluarnya Tom DeLonge tak membuat Blink 182 tenggelam. Justru sebaliknya, band ini mampu melahirkan satu album baru yang berjudul CALIFORNIA. Kehadiran Matt Skiba pun membawa warna sound baru yang masih kental dengan musik pop-punk.

Hal baru itu pula yang membuat album CALIFORNIA ini dijagokan menang di kategori Best Rock Album. Panic At The Disco dan Weezer bisa disebut sebagai dua pesaing utama Blink 182. Tapi bisa saja Cage The Elephant dan Gojira membuat kejutan di ajang ini. Siapa tahu kan?

12. Best RnB Song - Rihanna

Selain kolaborasinya dengan Drake di lagu Work, Kapanlagi.com® juga menjagokan Rihanna keluar jadi pemenang di kategori Best R&B Song. Namun kali ini pelantun tembang Umbrella itu harus bersaing dengan Drake yang berkolaborasi dengan PartyNextDoor di lagu Come See Me.

Berbeda dengan Work, lagu ini terasa lebih kalem dalam musiknya. Kesuksesan lagu ini bisa dilihat dari jumlah viewers-nya yang mencapai lebih dari 125 juta.

13. Best Urban Contemporary Album - Beyonce

Dominasi Beyonce diprediksi akan kembali terlihat jelas di kategori ini. Pasalnya, album LEMONADE miliknya 'hanya' perlu bersaing dengan nama-nama seperti Gallant, KING, Anderson .Paak. Satu nama lagi yang mungkin bisa disebut sebagai pesaing terberat adalah Rihanna dengan album ANTI miliknya.

14. Best Rap Song - Drake

Tak bisa dipungkiri kalau lagu Hotline Bling yang dinyanyikan Drake menjadi sebuah fenomena besar beberapa waktu lalu. Hal itu pula yang membuat rapper asal Kanada ini diprediksi tak akan kesulitan untuk membawa pulang piala Grammy Awards di kategori best Rap Song.

Namun uniknya, ada dua lagu Kanye West yang masuk ke dalam kategori ini yaitu Famous dan Ultralight Beam. Seolah tak mau kalah, Beyonce pun kembali menorehkan namanya lewat kolaborasinya bersama Kendrick Lamar di lagu Freedom.

15. Best Rap Album - Drake

Drake diprediksi juga masih akan berada di puncak untuk kategori Best Rap Album. Selain pencapaian di tangga lagu dunia, album VIEWS juga pernah mendapatkan empat platinum karena penjualannya yang mencapai 1.6 juta copy.

Dua nama pesaing yang bisa saja menjadi batu sandungan untuk Drake adalah Kanye West lewat album THE LIFE OF PABLO dan Chance The Rapper dengan COLORING BOOK. Selain itu ada juga De La Soul, DJ Khaled dan juga ScHoolboy Q.

So, bagaimana prediksi KLovers sendiri? Kira-kira siapa yang akan berjaya di Grammy Awards 2017 nanti?

(kpl/abl)