Wih, Penyanyi Indonesia Ini Rekaman Gara-Gara Justin Timberlake

 |  Kamis, 25 Juni 2015 10:35
Wih, Penyanyi Indonesia Ini Rekaman Gara-Gara Justin Timberlake
Eros Tjokro @foto: kapanlagi.com®/Mathias Purwanto
Kapanlagi.com - Lagu Suit and Tie yang dipopulerkan oleh Justin Timberlake ternyata membawa keberkahan tersendiri bagi penyanyi pendatang baru bersuara emas, Eros Tjokro. Setelah mengunggah video dirinya yang menyanyikan lagu tersebut untuk sebuah video contest tiga tahun lalu, dirinya kini meraih mimpinya untuk masuk dapur rekaman.

Saat itu, video yang diunggah Eros mendapat jumlah likes sebesar 21.646 sehingga menjadikannya juara ketiga ajang video contest. Hal ini membuat Managing Director PT Music Factory Indonesia, Harun Nurasyid tertarik dan membawa dirinya ke dapur rekaman untuk menyanyikan ulang lagu Ketika Tangan dan Kaki Berkata milik Chrisye. Single ini masuk dalam album kompilasi religi CAHAYA BINTANG RAMADAN.

"Saya upload karya saya di Youtube memang tujuannya ingin dikenal. Tapi benar-benar nggak nyangka apa yang saya upload ternyata memberikan saya kesempatan untuk untuk masuk dapur rekaman dan masuk di album kompilasi CAHAYA BINTANG RAMADAN. Benar-benar nggak nyangka," ungkap Eros saat ditemui di KFC Gunawarman, Jakarta Selatan, Rabu (24/6).

Eros Tjokro @foto: kapanlagi.com®/Mathias PurwantoEros Tjokro @foto: kapanlagi.com®/Mathias Purwanto

Soal lagu Ketika Tangan dan Kaki Berkata, penyanyi yang juga anggota freestyle basket dan Future Streetball Jakarta itu punya cerita menarik. Pertemanannya dengan salah satu anak almarhum Chrisye, Pasha, membuat dirinya memilih lagu tersebut. Dibantu komposer sekelas Patrick Effendy, lagu tersebut sangat cocok dengan karakter suara emas Eros.

"Sebelum master keluar dari produser hubungi saya. Saya disuruh ke studio dan nyanyi lagu ramadan. Kebetulan saya ingat omongan Pasha, anak almarhum Chrisye. Dia sempat kasih saya tiga list lagu Ramadan milik ayahnya. Akhirnya saya pilih lagu Ketika Tangan dan Kaki Berkata," terang Eros.

Bagi Eros, kesempatan untuk masuk dalam album kompilasi CAHAYA BINTANG RAMADAN merupakan batu loncatan besar. Ia tak mau sombong dan masih ingin terus belajar demi menjadikannya penyanyi terkenal."Saya masih belum apa-apa. Masih berasa seperti telur," tandasnya.

(kpl/pur/abl)


Lihat Arsip Musik

- - -