Tetap Kencang dan Agresif, Antiphaty Rayakan Usia Dua Dekade

Girindra Permana Cahya  |  Kamis, 16 Februari 2017 17:50
Tetap Kencang dan Agresif, Antiphaty Rayakan Usia Dua Dekade
Antiphaty doc: Rifky Edgar

Kapanlagi.com - Februari 1997, sebuah kelompok musik yang akhirnya meramaikan skena musik underground di Indonesia lahir. Sepakat untuk mengusung musik punk dengan beat kencang mereka mengusung nama yang cukup singkat dan mengena, Antiphaty.

Mengumandangkan lirik-lirik lugas dengan iringan chord-chord tajam dan beat menghentak, sedikitnya telah ada empat album LP yang dibuat oleh mereka. Berbagai berbagai proyek split-tape dan kompilasi juga mewarnai dalam langkah Antiphaty.

Dalam catatan perjalanan mereka, Antiphaty sempat menjadi pembuka konser The Exploited (UK) pada tahun 2006, merilis album-nya di record label luar negeri hingga menggelar tur tiga negara (Indonesia, Malaysia, Singapura) pada 2015 dengan tajuk 'Desire Tour'.

Tepat pada Februari tahun ini, terhitung 20 tahun sudah Antiphaty eksis sebagai sebuah kelompok musik. Satu konser spesial bakal digelar dalam waktu dekat tepatnya pada 18 Februari nanti. Momen ulang tahun mereka ini makin terasa lengkap dengan adanya album re-issue, merchandise, video klip baru serta film dokumenter yang merekam jejak perjalanan band yang beranggotakan Catur Guritno (vokal), Antok Celz (bass), Yoyok (gitar) serta Angga (drum) tersebut.

Berikut informasi tentang rangkaian momen 20 tahun anniversary Antiphaty yang dibagikan oleh Solidrock:

Konser Antiphaty - 20 YEARS ANNIVERSARY

Konser 20 tahun Antiphaty. doc: AntiphatyKonser 20 tahun Antiphaty. doc: Antiphaty

Dalam konser yang diadakan untuk merayakan ulang tahun mereka, Antiphaty tak akan tampil sendiri. Tercatat akan tampil bareng dua band se-angkatan mereka yakni No Man's Land dan Extreme Decay.

Antiphaty juga mengajak teman-teman mereka yang juga berasal dari Malang antara lain Rottenomicon, Neurosesick dan PukulRata. Turut hadir dua tamu undangan asal luar kota Errox X (Jakarta) dan Reject (Bali) yang juga diajak oleh Catur cs.

Antiphaty Rilis Re-issue Album UNDERCONTROL

Antiphaty UNDERCONTROL re-issue doc: AntiphatyAntiphaty UNDERCONTROL re-issue doc: Antiphaty

Antiphaty juga akan merilis ulang album UNDERCONTROL dalam format kaset di konser Antiphaty - 20 YEARS ANNIVERSARY. UNDERCONTROL merupakan album kedua yang pernah dirilis oleh band yang mengusung musik crusty punk tersebut pada tahun 1999.

Bisa dibilang rilisan tersebut cukup langka karena dikeluarkan dengan jumlah yang cukup terbatas pada rilisan pertamanya. Nantinya, UNDERCONTROL - Antiphaty ini bakal dikemas ulang oleh label Confuse Records dengan cover berdesain artwork baru garapan Mukhlis Huda (Crimson Diary).

Selain melepas album reissue, Antiphaty bekerjasama dengan MLG xtremerch dan Snrgnation Rockiller juga menyiapkan aneka ragam merchandise resmi dalam berbagai edisi desain dan artwork spesial. Sejumlah kaos – short sleeve maupun long sleeve – serta pernak-pernik bundling-pack lainnya bakal tersedia pada booth khusus di acara konsernya nanti.

Dirilisnya Klip 'Anti Punk Fuck Off'

Antiphaty dalam video klip 'Anti Punk Fuck Off' doc: AntiphatyAntiphaty dalam video klip 'Anti Punk Fuck Off' doc: Antiphaty

Antiphaty juga mengeluarkan klip dari lagu Anti Punk Fuck Off lewat YouTube beberapa waktu silam. Video ini juga dikerjakan secara kilat oleh tim produksi yang terdiri dari Deni Tri Irawan, Benny Ariyanto dan Derry Bayek (ReaReo Production).

Catur mengatakan bahwa hanya butuh waktu tiga hari untuk proses produksi serta eksekusi video klip ini. Pengambilan gambar dilakukan sehari penuh di sebuah gudang bengkel otomotif pada tanggal 11 Februari silam. Sehari kemudian klip ini masuk tahap editing dan langsung ditayangkan perdana di kanal YouTube pada 13 Februari 2017.

Anti Punk Fuck Off merupakan single dari album terakhir mereka, UP THE PUNK, yang dirilis oleh Raw Tape Records pada 2015 silam. Lagu ini seakan menjadi Antiphaty bantahan akan stigma negatif yang melekat pada musik, gaya hidup, atau komunitas punk. (Simak videonya di sini)

Film Dokumenter Perjalanan Antiphaty Selama 20 Tahun

Film Dokumenter Antiphaty digarap oleh Gaharu Jabal dan Dedi Widianto (iHeartgigs). doc: HendisgorgeFilm Dokumenter Antiphaty digarap oleh Gaharu Jabal dan Dedi Widianto (iHeartgigs). doc: Hendisgorge

Eksistensi mereka selama 20 tahun terakhir juga akan terekam dalam sebuah film dokumenter yang digarap oleh Gaharu Jabal dan Dedi Widianto dari kolektif iHeartgigs. Film ini sudah memasuki tahapan produksi dan akan dirilis secepatnya.

Nantinya film dokumenter tersebut akan berisi kumpulan footage konser Antiphaty. Makin lengkap lagi cerita perjalan mereka dengan wawancara seluruh personel serta kru.

Jangan Lewatkan!

Dizzyhead Resmi Merilis Video Klip Single Keduanya, 'Shiver'

'Shiver', Single Kedua Dizzyhead Dengan Pengalaman Pahit Cinta

Write The Future Rilis Album Perdananya, 'CHANGING PACE'

'Don't Worry Tonight', Tetap Berpikir Positif Ala Hot New Camp