Nino RAN Sayangkan Anak-Anak Menyanyikan Lagu Tentang Perselingkuhan
Nino RAN (credit : kapanlagi.com/Budi Santoso)Kapanlagi.com - Minimnya input lagu anak di industri musik Indonesian mengundang berbagai reaksi dari sejumlah kalangan. Tak terkecuali para musisi sendiri. Salah satunya adalah Nino RAN.
Terkait hal ini penyanyi dan pencipta lagu ini menyampaikan kekecewaannya dengan menyampaikan, "Mungkin kalau misalnya pingin meratapi terus nggak ada gunanya juga." Pada kesempatan wawancara di Gallery Indonesia Kaya, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (16/4) ini ia turut menyumbangkan sebuah pemikiran. "Yang ada itu adalah gimana caranya kita bisa memberikan opsi yang lain buat mereka," katanya.
Nino RAN (credit : kapanlagi.com/Budi Santoso)"Kita yakin mereka juga kalau ada lagu pilihan yang lebih baik untuk mereka nikmati sih mereka akan lebih memilih lagu anak, apalagi misalnya orang tuanya akan lebih mendekatkan anak-anak dengan musik itu," lanjutnya.
Advertisement
Namun apa yang terjadi di lapangan tak semulus harapan yang ada. "Sayangnya beberapa tahun ini memang sulit sekali mendapatkan lagu-lagu anak. Kita tahu ada beberapa penyanyi anak-anak sampai sekarang, tapi itu pun jumlahnya masih jauh banget dibanding kita jaman dulu," ungkap Nino.
Bagaimana tidak, jumlah penyanyi cilik dahulu dan sekarang amatlah berbeda. Dimana dahulu jumlah penyanyi cilik jauh lebih banyak dari sekarang. Menurut pentolan grup band RAN ini, "Jaman dulu kita udah sampai banyak banget lagu anak, mungkin sampai sekarang kita gak tahu gitu saking banyaknya!"
Minimnya jumlah penyanyi cilik ini jelas turut berpengaruh dengan jumlah lagu anak yang ada. Hal inilah yang menyebabkan anak-anak kecil jaman sekarang cenderung mendengarkan, bahkan menyanyikan lagu orang dewasa. Bukan hanya tentang percintaan, bahkan juga tentang perselingkuhan.
"Kalau mereka anak-anak yang mungkin dekat dengan jaman sekarang, sayangnya itu tidak punya pilihan lagu lain. Jadi mereka harus mendengarkan lagu tentang selingkuh. Tapi semoga dengan adanya lomba cipta lagu anak ini banyak animo orang yang suka bikin lagu anak lagi, jadi mereka (anak-anak) punya pilihan yang lebih baik," tutupnya Nino.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(kpl/far/ren)
Advertisement












































