CLOSE

Dua Kali Jadi Juri di Ajang Pencarian Bakat, Ini Tantangan Nino RAN

Nino RAN (credit: kapanlagicom/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Bukan hal yang mudah ketika seseorang dipilih menjadi juri dalam suatu kompetisi. Keputusan yang diambil tentu harus bisa jeli dalam mengamati bakat para peserta, hal ini pun menjadi tantangan tersendiri bagi Nino RAN.

"Harus benar-benar jeli atas bakat mana yang benar2 paling bagus diantara yang bagus," tutur Nino ketika di temui di acara preskon The Next Boy/Girl Band Season 2, Kebon Jeruk, Jakarta Barat belum lama ini. Vokalis RAN ini pun tak menampik jika keterlibatannya menjadi juri untuk kali kedua mendukung karirnya saat ini.

"Sangat senang, karna kebetulan aku senang banget bikin lagu, seneng banget juga nge produce lagu. Jadi pas ketemu bakat-bakat baru lagi membuat gue membuka mata. Walaupun RAN sudah berusia 12 tahun itu juga bisa menjadi tambah pelajaran sebagai ilmu baru gue sebagai musisi di Indonesia," tutur pemilik nama lengkap Anindyo Baskoro ini.

Denada, Nino RAN dan Dewi Gita di acara preskon The Next Boy/Girl Band Season 2 (credit: kapanlagicom/Agus Apriyanto) Denada, Nino RAN dan Dewi Gita di acara preskon The Next Boy/Girl Band Season 2 (credit: kapanlagicom/Agus Apriyanto)

Menurut Nino sendiri, peluang para peserta untuk mengikuti ajang pencarian bakat kali ini pun terbilang banyak. "Cuma harapan aku sih bari para penyelenggara yang menyelenggarakan acara ini aku kepegen supaya mereka (penyelenggara ajang pencarian bakat) jangan berhenti usahanya sampai acara ini bener2 selesai," sambungnya.

Ia pun berharap ketika acara pencarian bakat ini berakhirm para peserta tak dilepas begitu saja. "Mereka (para peserta) itu masih banyak butuh belajar dan kalau bisa mereka dititipkan oleh para musisi senior. Supaya menjadi bener-bener musisi yang bagus," ungkap pria kelahiran 21 November 1987 ini.

"Yang jelas gue pengen liat para bekas peserta ini nggak berhenti gitu aja. Seperti pas udah terkenal saat ajang pencarian bakat, eh pas udah selesai langsung lepas gitu aja. Padahal sebenernya sayang aja gitu bakat yang dia punya. Selain itu karna sayang banget juga atas bakat anak Indonesia yang bertalenta malah dilepas gitu aja," pungkasnya. Kalau menurut kalian sendiri gimana? Setuju dengan pendapat Nino atau gimana KLovers?

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

(kpl/cvn)

Rekomendasi

Trending