Mengenal Momo dan Parabiru, Musisi Lawas Yang Tawarkan Rasa Baru

Natanael Sepaya  |  Kamis, 17 November 2016 16:50
Mengenal Momo dan Parabiru, Musisi Lawas Yang Tawarkan Rasa Baru
Momo dan Parabiru ©

Kapanlagi.com - Jika kalian cukup aktif mengulik hingar-bingar skena musik di kota Yogyakarta, tentunya nama Captain Jack sudah bukan sesuatu yang baru lagi. Namun setelah bergulat dengan musik rock dan metal selama belasan tahun, kini Momo pun mengambil langkah untuk mundur dari Captain Jack.

Tapi bukan berarti keputusan tersebut mengakhiri gairah bermusik yang mengalir kuat dalam dirinya. Bersama Zuhdil HK (gitar), Agib Tanjung (bass), dan Aulya Khan (drum), kini Momo menawarkan musiknya yang baru dan cukup jauh berbeda bersama Parabiru.

"Alasannya ya sebenarnya aku pengen cari sesuatu yang baru aja dalam bermusik. Dengan (band) yang dulu, aku udah nggak bisa fresh lagi bikin sesuatu. Makanya aku memberanikan diri meninggalkan zona aman yang sebenarnya tak lagi nyaman, dengan harapan energi yang aku keluarkan sekarang bisa berbeda dan jauh lebih bertenaga daripada yang sebelumnya," kata Momo ketika dihubungi KapanLagi.com®, Kamis (17/11).

Mereka pun segera menegaskan langkah mereka dengan merilis single sekaligus video lyric untuk lagu Superhero. Ditulis sendiri oleh Momo di puncak Surono Gunung Slamet, ia mencoba mengangkat secuil realita dari keseharian manusia yang sering luput dari mata.

Berani keluar dari kotak nyaman, Momo tawarkan musik yang baru bersama Papabiru © Momo dan PapabiruBerani keluar dari kotak nyaman, Momo tawarkan musik yang baru bersama Papabiru © Momo dan Papabiru

"Superhero berangkat dari sebuah pertanyaan sehari-hari yang jarang kita anggap sebagai hal penting. Mengapa ada individu tertentu yang mau dengan suka rela mengorbankan segalanya, bahkan nyawa untuk orang lain? Sebagian bahkan rela menahan peluru untuk mereka yang sama sekali tidak ia kenal," lanjutnya.

"Superhero itu sangat luas dan sangat banyak. Ada lagi contohnya, seorang teman yang berani terjun ke laut demi bukan hanya teman tapi orang yang tak dikenal, atau sesederhana kita memberanikan diri menanam pohon saat semua orang menanam beton. Superhero adalah kau, aku, kita, tanpa rasa takut," tambah Momo.

Saya sendiri segera melakukan uji coba dengan lagu Superhero ini. Memang terasa lebih positif dan jauh dari kesan amarah, tapi rasanya terlalu lembut untuk sebuah lirik yang membawa nama-nama besar seperti Munir, Wiji, Thukul, Marsinah, Salim Kancil, bahkan sampai Tan Malaka. Tapi sepertinya kalian pun bisa sedikit merasakan guilty pleasure Momo bersama musik yang diusung Parabiru.

"Full album masih ada di dapur, semua bahannya udah dipotong-potong dan dilumuri bumbu. Siap rebus dan goreng aja, lalu kita sajikan di meja makan. Kalau selain video lirik, video klip resmi juga sebentar lagi pasti muncul," tambah Agib sambil melempar tawa saat dihubungi terpisah.

Well, untuk yang penasaran seperti apa musik yang ditawarkan Momo dan Parabiru, kalian bisa mengunjungi halaman ini...

(kpl/ded/ntn)


Lihat Arsip Musik

- - -