Curhatan Yura Yunita Saat Bikin Lagu, Sempat Merasa Kesepian dan Terpuruk

Kamis, 30 Januari 2020 16:17  | 

Yura Yunita



Yura Yunita cerita di balik lagu Buka Hati © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Penyanyi Yura Yunita baru saja menggelar konser yang intimate bersama para penggemarnya lewat sebuah acara i-Konser di M Bloc Space, Jakarta Selatan, Rabu (29/1). Yura Yunita membuka penampilannya lewat lagu Apakah Kamu dan Takkan Apa yang cukup enerjik hingga membuat penonton ikut bernyanyi.

"Judulnya intimate concert ceritanya, hangat konsepnya agar begitu lebih dekat, romantis. Jadi yang datang malam hari ini datang dengan orang yang di sampingnya coba tatap," ujar Yura Yunita.

Suasana pun menjadi lebih syahdu ketika Yura Yunita membawakan lagu Berawal Dari Tatap sambil memainkan piano.

1. Curhat Ketika Kesepian

Usai membawakan lagu favoritnya di album Merakit yaitu Get Along With You, Yura Yunita pun curhat ketika dirinya merasa kesepian. Saat itu dirinya pun terinspirasi membuat sebuah lagu yang berjudul Buka Hati.

"Waktu itu aku merasa kesepian. Di rumah tengah malam nggak bisa tidur, lagu ini pun tercipta terinspirasi dari doa-doaku sepertiga malam agar seseorang yang kita sayang bisa membuka hatinya. Semoga lagu ini bisa mewakili orang-orang yang kalian harap bisa membuka hatinya. Lagu yang sakral buat Yura, lagu ini berjudul buka hati," kata Yura Yunita.

2. Masa Terpuruk dan Bangkit

Selanjutnya Yura Yunita bercerita tentang sebuah lagu berjudul Malam Sepi yang terinspirasi dari kisah sahabatnya. "Ceritanya sahabat aku mau menikah tiga bulan lagi tapi hari menuju pernikahan dia galau mulu, dia makin nggak yakin dengan orang tersebut. Karena dia masih penasaran dengan seseorang di luar sana yang jadi mantannya. Apa aku harus balik lagi atau apa sama yang sekarang? Akhirnya aku terinspirasi bikin lagu ini," ucapnya.

Usai membut penonton galau, penyanyi kelahiran Bandung ini kembali curhat ketika tengah berada di masa-masa terburuknya. Ia pun membuat sebuah lagu yang berjudul Merakit.

"Lagu ini tercipta dua tahun lalu. Di titik terburuk aku tapi aku bisa bangkit lagi. Untuk aku sendiri lagu ini bukan hanya healing buat aku. Lagu ini bisa mengingatkan kita semua kalau kita punya kekurangan dan kelebihan jangan sampai keterbatasan membuat kita berhenti merakit mimpi-mimpi kita," katanya yang langsung membawakan lagu Merakit sambil memperagakan bahasa isyarat.

3. Ditutup dengan Harus Bahagia

Yura Yunita pun menutup penampilannya dengan tiga lagu andalannya yakni Intuisi, Cinta dan Rahasia dan Harus Bahagia. Konser yang dipromotori Rajawali Indonesia ini pun tak hanya dapat dinikmati penonton yang hadir langsung tetapi juga bisa disaksikan para pelanggan IndiHome di rumah. CEO Rajawali Indonesia Anas Syahrul Alimi mengatakan acara ini untuk memenuhi permintaan penonton yang tidak bisa menonton konser secara langsung.

"Ide awal dari i-Konser karena ketika kita bikin gelaran konser banyak sekali pengunjung yang nggak bisa nonton. Misal kayak Yura kita jualan tiket sold out dalam lima menit untuk sekitar lima ratus orang. Konsepnya kita kepikiran gimana orang yang nggak bisa nonton Yura secara langsung tapi bisa menonton di tempat lain dengan harga lebih murah," kata Anas Syahrul Alimi saat jumpa pers sebelum konser.

Yuk Baca Juga:

Yura Yunita Merinding Manggung Ditonton Teman-Teman Disabilitas

Yura Yunita Bikin Workshop Bersama Teman-Teman Disabilitas Selama Dua Hari

Serunya Penampilan Yura Yunita di Jazz Gunung Ijen 2019

Yura Yunita Bagi Kisah Menyentuh di Balik Lagu 'Buka Hati' dan 'Merakit'

Jumlah Penonton Terbatas, Jazz Gunung Ijen 2019 Terasa Lebih Intim dan Hangat

(kpl/rhm/tmd)