'City of the Dead', Single Terbaru Duo Chika dan Agus yang Relate dengan Pandemi Covid-19

Minggu, 05 April 2020 21:00


Duo Chika dan Agus / Credit: Dokumentasi Pribadi

Kapanlagi.com - Duo Chika dan Agus sukses membuat heboh publik lewat rilisan single terbaru mereka yang bertajuk City of the Dead pada 26 Februari 2020 lalu. Seperti judulnya, lagu ini dirasa begitu pas dengan situasi dan kondisi yang tengah kita hadapi bersama saat ini terkait penyebaran Covid-19 atau virus corona.

City of the Dead ditulis oleh Agus Sukirno sejak November 2018 silam. Namun karena satu alasan dan lainnya, lagu ini baru bisa diangkat jadi single pada Juli 2019 lalu. Agus pun tak mengira jika lagu ciptaannya bakal relate dengan kondisi di berbagai negara saat ini yang sudah mulai menerapkan sistem lockdown, sehingga jalanan-jalanan pun begitu sepi bak kota mati.

"Semoga ini hanya sebuah lagu dan tidak akan menjadi kenyataan bagi saya, keluarga, saudara-saudara saya di muka bumi dan seluruh orang-orang yang sata cintai," ujar Agus Sukirno, salah satu personel Chika dan Agus dalam keterangannya secara tertulis, baru-baru ini.

1. Imajinasi Sang Pencipta Lagu

Lebih jauh, Agus menerangkan jika lagunya ini sebenarnya terinspirasi dari sebuah perang besar di masa lalu, tepatnya abad ke-12. Temanya tiba-tiba saja muncul dalam imajinasi Agus, yang lalu dituangkan dalam sebuah bentuk karya lagu.

"Pada akhir tahun 2018 lalu saya membuat lirik ini terinspirasi dari sebuah kejadian perang besar pada abad ke-12 yang di mana kala itu masih ada hubungannya dengan sejarah Islam dari seorang kerajaan atau yang disebut Sultan Muhammad 2 Al Fatih, Sang penakluk konstantinopel yang berperang melawan pasukan keturunan Vlad 3 TepesĀ  anak dari Vlad 2 Voivode (GUBERNUR) Wallachia di Rumania," katanya.

2. Lirik Seputar Pandemi Global di Abad 12

Chika Agustine, rekan duet Agus juga turut terlibat dalam proses kreatif pembuatan lagunya. Uniknya, lirik City of the Dead juga membahas tentang kisah pandemi global pada abad ke-12 yang disambung ke abad 13, 14 dan 15.

"Lalu saya bersama Agus mempunyai keputusan untuk mengubah tulisan zaman dari abad ke-12 dan kami ubah menjadi abad ke-20. Berhubung kami hidup di masa keturunan abad ke-20 maka itu saya jadikan lirik di lagu City Of The Dead menjadi abad ke-20," ujar Icha.

"Tapi entah kenapa dari lirik lagu yang Agus buat pada akhir tahun 2018 yang lalu dengan penyebutan abad ke-20 terjadi pula seluruh dunia harus melakukan lock down saat ini karena dunia telah kedatangan tamu mematikan yang tidak diundang dan dia cepat sekali menyebar hingga sudah mematikan," tambahnya.

3. Belum Bikin Video Klip

Untuk saat ini, Agus dan Chika masih belum membuatkan video klip dari City of the Dead, mengingat kondisinya memang sedang tidak kondusif. Meskipun begitu, audio lagunya sudah bisa didengarkan lewat beberapa platform digital, seperti salah satunya Youtube dengan judul yang sama.

"Semoga lagu ini dapat memberikan motivasi yang terbaik untuk seluruh masyarakat dunia," pungkas Chika dan Agus.

(kpl/gtr)