BluntSheep Rilis 'Cinderella' Versi Baru, Penghormatan Segar untuk Radja

BluntSheep Rilis 'Cinderella' Versi Baru, Penghormatan Segar untuk Radja
BluntSheep - Credit: Istimewa

Kapanlagi.com - Grup pop rock muda BluntSheep kembali mencuri perhatian dengan merilis single terbaru bertajuk Cinderella, sebuah interpretasi segar dari lagu ikonik milik band legendaris Indonesia, Radja. Digawangi oleh empat musisi remaja berbakat: Atta Rumnan, Umar Naufal, Ariff, dan Moses - BluntSheep menunjukkan keseriusan mereka dalam membangun identitas musikal di tengah lanskap pop rock masa kini.

Memasuki usia yang masih belasan tahun, BluntSheep tampil sebagai representasi generasi baru yang berani mengeksplorasi warna musik modern tanpa meninggalkan kekuatan emosi khas pop rock. Lewat Cinderella, mereka tidak sekadar mendaur ulang lagu lama, melainkan meramu ulang aransemen dengan pendekatan yang lebih dinamis, segar, dan relevan bagi pendengar muda.

Menurut Atta Rumnan, ide untuk menghidupkan kembali lagu tersebut lahir secara spontan usai dirinya menyaksikan konser Radja di Kuala Lumpur pada Januari 2026.

"Sejujurnya, lagu-lagu Radja memang sering menjadi pilihan kami saat sesi jamming. Musik mereka sangat dekat dengan jiwa kami. Ide untuk membawakan kembali Cinderella muncul begitu saja setelah saya menonton konser mereka di Kuala Lumpur," ujar Atta.

1. Bentuk Penghormatan

Momen tersebut berlanjut menjadi pengalaman yang lebih istimewa ketika Atta berkesempatan bertemu langsung dengan Ian Kasela dan Moldy. Dalam pertemuan itu, ia menyampaikan niat BluntSheep untuk menghadirkan kembali Cinderella dengan identitas mereka sendiri, sebuah langkah yang disambut positif dan mendapat restu penuh dari Ian Kasela.

Bagi BluntSheep, proyek ini bukan sekadar rilisan baru, melainkan bentuk penghormatan terhadap salah satu band yang memberi pengaruh besar dalam perjalanan musik mereka. Versi terbaru Cinderella hadir dengan balutan aransemen modern yang enerjik, namun tetap mempertahankan nuansa romantis yang menjadi kekuatan utama lagu tersebut sejak pertama kali dirilis.

(Kebaikan Dolly Parton hingga Akhir Hayat, Rela Jadi Bahan Eksperimen Medis!)

2. Jembatan Pop 2000-an Dengan Musik Masa Kini

Pendekatan ini menegaskan posisi BluntSheep sebagai jembatan antara nostalgia pop rock era 2000-an dan semangat generasi masa kini. Lebih dari sekadar band remaja yang tengah naik daun, BluntSheep menunjukkan arah musikal yang matang, kreativitas yang terukur, serta potensi kuat untuk menembus pasar regional.

Single Cinderella versi BluntSheep kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital. Sementara itu, video musiknya telah resmi dirilis melalui kanal YouTube Padu Records dan Langit Asia Entertainment. Menariknya, video tersebut menghadirkan sentuhan personal dari Atta Rumnan, yang menuangkan proses visualnya melalui karya lukisan yang ia kerjakan sendiri, menjadikan video ini tidak hanya musikal, tetapi juga artistik secara visual.

(Ariel Tatum resmi ganti nama demi hormati Kakek dan Nenek.)

(kpl/pur/ums)

Rekomendasi

Trending