Bisma Rocket Rockers Beberkan Trik Ampuh Bisnisnya di Masa Pandemi

Kamis, 03 Juni 2021 22:30  | 

Rocket Rockers



Credit Foto: Dokumentasi Pribadi

Kapanlagi.com - Selain sebagai bassist dari Rocket Rockers, Bisma Aria Nugraha atau Bisma, adalah seorang pebisnis. Sudah sejak lama dirinya berkecimpung di bisnis fashion dengan dua brand andalannya, GVFI dan Karibatur.

Sejak Pandemi Covid 19 tahun lalu, Bisma tak memungkiri bahwa bisnisnya sempat mengalami kendala. Namun, dengan segala strategi yang ia kerjakan bersama timnya, selama setahun Pandemi Covid 19 ini, ia mengklaim mendapat kenaikan penjualan hingga 1000% untuk produk GVFI miliknya.

Kenaikan yang signifikan hingga 1000% di moment Big Ramadan Sale bulan lalu, membuat Bisma tidak main-main mempersiapkan semuanya. Mulai dari gudang baru yang lebih besar yang bisa memuat ratusan ribu produk, tim customer service yang standby selama 24 jam, 7 hari tanpa libur. Beragam penawaran yang menguntungkan pelanggan setia setiap harinya selalu dihadirkan oleh GVFI. Promo gratis ongkir, voucher, bundling produk sampai giveaway hadir di akun resmi Shopee Mall: GVFIINDONESIA.

"Hal itu dibuat untuk lebih memanjakan customer online yang tidak pernah tidur setiap harinya. Divisi gudang yang dilengkapi dengan skill kecepatan checking, picking, packing menjadi fokus utama yang terus digenjot agar pengiriman bisa lebih cepat dan. Sehingga pesanan customer yang sudah membayar tidak perlu menunggu lama untuk menunggu datangnya produk GVFI yang mereka incar,” ungkap Bisma.

1. Kunci Kesuksesan

Selain apa yang telah dijabarkan di atas, Bisma menilai satu hal yang tak kalah penting dari kesuksesannya meraih keuntungan besar adalah komunikasi. Ya, komunikasi yang baik antara dirinya dan tim sebagai produsen dengan pembeli atau konsumen.

Agai Baihaqy selaku marketing director GVFI pun mengamini apa yang disampaikan Bisma. Komunikasi yang baik bukan hanya hadir secara langsung untuk berbicara dengan konsumen. Tapi, menciptakan sebuah konten yang akhirnya menciptakan komunikasi dua arah antara produsen dan konsumen.

"Contohnya kita membuat konten-konten yang berhubungan dengan music di channel YouTube GVFI. Tak tanggung-tanggung band yang sedang hangat di kalangan anak muda, kita undang untuk main di program Distore Sound, program live session yang dilakukan di toko offline GVFI," tambah Agai.

(kpl/pur/gtr)