Bersama Death Volmit, Eross SO7 Bakal Beri Warna di JogjaROCKarta

Mahardi Eka  |  Jumat, 29 September 2017 13:11
Bersama Death Volmit, Eross SO7 Bakal Beri Warna di JogjaROCKarta
KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Kapanlagi.com - JogjaROCKarta: International Rock Music Festival 2017 yang digelar pada 29 dan 30 September 2017 bakal menghadirkan beberapa kolaborasi menarik. Salah satunya adalah kehadiran gitaris Sheila On 7, Eross Chandra. Ya, eross akan hadir berkolaborasi dengan band lokal Yogyakarta, Death Volmit di hari pertama, Jum'at (29/9).

Death Volmit memang menjadi salah satu penampil dari festival yang digelar oleh Rajawali Indonesia Communication. Sebagai band lokal Yogyakarta yang notabene tuan rumah, Death Volmit ingin memberikan ruang kepada musisi Yogyakarta. Tak hanya eross, Death Volmit juga berkolaborasi dengan Drummer Guyub yang merupakan kumpulan drummer Yogyakarta dari berbagai genre.

"Kami punya pikiran kayaknya gak ada salahnya kalau ajak temen-temen berbagi ruang. Kami ngajak Drummer Guyub, kunpulan drummer di Jogja kami bikin persengkokolan jahat, haha. Satu lagi sama salah satu ikon musik pop di Jogja dan Indo, eross. Kebetulan responnya bagus dan gak ada masalah di acara ini," unkap sang gitaris dan vokalis Death Volmit, Sofyan Hadi usai jumpa pers di Hyatt Regency, Yogyakarta, Kamis (28/9).

Kolaborasi Death Volmit dengan eross tentu akan menjadi lebih menarik. Pasalnya, kolaborasi ini menampilkan dua genre musik berbeda. Death Volmit yang keras dengan aliran death metal dan eross yang kental dengan musik pop dan rock hingga blues. Mereka akan berkolaborasi satu lagu dari dua lagu dari Death Volmit yang direncanakan.

" Yang satu lagu itu eross mengaku nggak siap. Mungkin memang dia pengin perfect. Daripada nanti cuma setengah-setengah, (lebih baik) satu lagu saja tapi perfect," ujar Sofyan.

Death Volmit pun memberikan ruang luas bagi eross untuk mengintrepetasikan musik mereka. Sofyan pun kagum dengan hasilnya usai latihan. Menurutnya, eross mampu memberikan warna musik baru di lagu mereka.""Ternyata dia malah bisa memberi warna yang unik gitu. Kayak death metal sama rock n roll, death n roll istilahnya dia. Itu memang kombinasikan death metal dengan chord gitar yang rock n roll," tutup Sofyan.

(kpl/pur/dka)



Lihat Arsip Musik

- - -