Arungi Industri Musik Indonesia, M.A.t.S Siapkan Video Klip 'Nalar'

Selasa, 18 Juni 2019 11:54


© KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Kapanlagi.com - Sebagai senjata untuk mengarungi industri musik, band electro Meet After the Storm (M.A.t.S) mempersiapkan video klip singlenya berjudul Nalar. Beberapa waktu lalu mereka baru saja merampungkan syuting video klip tersebut. Band yang dikenal lewat kompetisi band Supermusic Rockin Battle pada 2017 ini menyuguhkan sebuah konsep yang berbeda dalam video klip yang berdurasi 3 menit 40 detik.

Band yang digawangi Erlangga (vokal), Opan Arian (gitar), Dedek Kamajaya (gitar), Andrean (bass), dan Andra (drum) memberikan bocoran tentang konsep dari videp klip mereka yang nantinya akan dirilis di akun youtube resmi Supermusic. Dari segi visual, M.A.t.S bakal menyajikan tatanan lighting yang mengiringi aksi performance mereka.

"Dari awal kami pengen konsep yang fresh dan harus keren. Harus ada visual yang punya kesan canggih dan berbeda. Karena basic-nya kami suka performance, maka konsepnya pun tetap aksi panggung. Tapi dengan sentuhan lighting, hingga akhirnya jadi seperti ini," kata Er, sapaan akrab Erlangga.

 

1. Konsep Matang

Mereka melakukan brainstorming dan concepting selama hampir satu bulan lamanya sebelum menjalani syuting. Dengan konsep yang matang, proses syuting akhirnya mampu mereka rampungkan dalam waktu tidak lebih dari sehari.

"Video klip Nalar ini memang sudah ditunggu oleh fans dan pendengar M.A.t.S, jadi kami buat sematang mungkin. Hasilnya buat kami memuaskan dan melebihi ekspektasi," ucap Er.

Video klip full version ini rencananya akan resmi dirilis pada 19 Juni 2019 di akun Youtube Supermusic. M.A.t.S berharap agar penikmat musik di jagat maya merespons positif karya mereka. Band asal Palembang ini yakin dengan merilis karya di ranah digital, mereka punya peluang yang lebih besar untuk diterima oleh publik yang lebih luas lagi.

2. Berisi Keresahan

"Dengan begitu orang akan melihat berulang-ulang. Harapan kita penonton yang melihat suka dan mereka lihat ada sesuatu yang baru, karena video klipnya enggak monoton," terang Er.

Lirik Nalar bercerita tentang keresahan karena kerap kali dituntut sesuatu di luar nalar oleh orang lain. Erlangga mengaku cerita yang dimanifestasikan pada single ini berdasarkan pengalaman pribadinya dengan mantan kekasih. Meski begitu, pemaknaannya bisa general, baik itu kepada pasangan, sahabat, maupun kolega di lingkungan kerja.

Bisa dibilang lirik Nalar ini merupakan luapan keresahan karena dituntut selalu ada untuk seseorang. Dan personel M.A.t.S juga ternyata pernah merasakan hal yang sama, begitu pula pasti dengan orang lain. Ini pengalaman yang hampir semua orang pasti pernah merasakan," tutur Er.

3. Dapat Apresiasi

Usai menjadi Juara II dalam Supermusic Rockin Battle, karier bermusik M.A.t.S terus berkembang. Berlatar dari personel yang masing-masing menjadi band reguler di sebuah cafe, M.A.t.S perlahan meracuni penikmat musik dengan electro rock khasnya. Beragam apresiasi datang dari berbagai kalangan terhadap karya musik mereka. Setelah tiga single, yaitu After The Storm, Mendekat Padaku, dan Nalar diluncurkan, M.A.t.S siap merilis album debut dalam waktu dekat.

"Sejauh ini progress album sudah 60 persen. Untuk lirik dan musiknya kita lebih berdamai ke pasar sih dibuat universal. Kita juga ada lagu yang berkisah tentang kehidupan sosial sekarang baik itu di Indonesia dan kejadian di Gaza, Palestina. Tapi dominannya sih tetap ke pribadi kehidupan orang-orang lah," tutup Erlangga.

 

Yakin Sudah Baca yang Ini?

Konsep Web Series Berpayung Rindu Unda Undi Bertemakan Keluarga & Bernuansa Vintage

Gebrakan Baru, Unda Undi Band Asal Malang Luncurkan Web Series Jelang Lebaran

Meranoia Festival Akan Diselenggarakan 22-23 Juni 2019

Rilis 'Tiket Ke Surga', J-Rock Inspirasi Kehidupan Sehari-hari

Komentar Ariel NOAH Soal Lagu Jepangnya yang Viral

(kpl/pur/rna)