Aruma Rayakan EP 'Dan Ternyata Aku Cukup' Lewat Silent Concert Pestapora

Aruma Rayakan EP 'Dan Ternyata Aku Cukup' Lewat Silent Concert Pestapora
Aruma - © KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Kapanlagi.com - Aruma mengemas momen spesial di Pestapora tahun ini dengan format Silent Concert, sekaligus memperkenalkan EP terbarunya berjudul Dan Ternyata Aku Cukup. Bagi penyanyi muda ini, rentang waktu tersebut menjadi salah satu fase penting dalam perjalanan kariernya.

Lewat konsep pertunjukan hening ini, suasana panggung terasa dekat dan personal. Suara, aransemen, hingga cerita yang dibawa Aruma seolah mengalir langsung ke telinga tiap penonton yang hadir di area pertunjukan.

Kesempatan itu juga ia gunakan untuk mengenalkan lebih jauh materi EP Dan Ternyata Aku Cukup. Dalam mini konser tersebut, Aruma menyajikan seluruh lagu yang ada di EP yang belum lama dirilis.

Kedekatan yang tercipta sepanjang set membuat penampilannya meninggalkan kesan tersendiri. Usai tampil, Aruma membagikan rasa bahagia di media sosial setelah mencoba format panggung yang berbeda dari biasanya.

1. Ucapan Terima Kasih Aruma untuk Penonton

Dalam unggahan yang sama, Aruma menyampaikan apresiasi kepada penonton yang meluangkan waktu hadir di Silent Concert. Ia juga berterima kasih kepada pihak-pihak yang memberinya ruang untuk tampil di Pestapora.

"Kesempatan yang luar biasa bisa bernyanyi tepat ditelinga kalian! terimakasih yang sudah sempat hadir dan banyak terimakasih untuk @earhouse @endahnrhesa @pestapora yang sudah memberikanku ruang untuk bernyanyi dan bercerita! maulaaagiiii," tulisnya di akun Instagram.

Aruma menutup penampilannya dengan Muak, lagu yang memiliki peran besar dalam kariernya. Single tersebut menjadi salah satu pintu masuk yang memperkenalkan namanya kepada pendengar musik Indonesia, sebelum kemudian langkahnya berlanjut sampai tahap saat ini.

2. Gitar Khas dan Jejak Akademik ITB

Di sisi lain, penampilan Aruma turut menyita perhatian Endah dari duo Endah N Rhesa. Fokusnya tertuju pada gitar yang dimainkan Aruma, yang dinilai memiliki bentuk unik sekaligus karakter visual yang khas di panggung.

Gitar tersebut menyimpan cerita personal, karena berkaitan dengan perjalanan akademik Aruma hingga meraih predikat magna cum laude dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Detail ini menambah lapisan kisah yang menyertai kehadirannya di Pestapora.

Panggung Pestapora pun menjadi ruang pertemuan dua bab perjalanan Aruma. Ia memperkenalkan cerita baru lewat EP Dan Ternyata Aku Cukup, sekaligus kembali menghadirkan Muak sebagai penanda lagu yang membuka jalannya di industri musik.

(kpl/pur/ums)

Rekomendasi

Trending