Aksi Memukau Miley Cyrus Nyanyikan Lagu The Beatles Di Stadion Kosong

Editor Kapanlagi.com  |  Rabu, 08 Juli 2020 18:26
Aksi Memukau Miley Cyrus Nyanyikan Lagu The Beatles Di Stadion Kosong
Miley Cyrus (Kredit: Twitter.com/MileyCyrus)

Kapanlagi.com - Akhir bulan lalu pada Sabtu (27/06) popstar Miley Cyrus menyanyikan lagu klasik dari The Beatles, Help! untuk acara livestream Global Goal: Unite for Our Future. Suara serak ciri khas Miley Cyrus berhasil menciptakan suasana baru pada lagu The Beatles yang rilis pada 6 Agustus 1965 silam ini. Lagu Help! Berhasil ia aransemen dengan sedikit campuran rock & roll ala Miley Cyrus

Global Goal: Unite for Our Future (Kredit: Twitter.com/MileyCyrus)Global Goal: Unite for Our Future (Kredit: Twitter.com/MileyCyrus)

Global Goal: Unite for Our Future (Kredit: Twitter.com/MileyCyrus)

Dilansir dari Rollingstone, Global Goal: Unite for Our Future merupakan konser virtual yang diselenggarakan oleh Global Citizen dan Komisi Eropa dengan tujuan untuk membantu masyarakat terpinggirkan yang terdampak COVID-19. Tidak seperti kebanyakan penyanyi yang melakukan konser di dalam rumah mereka, Miley Cyrus justru melakukan aksinya di sebuah stadion kosong. Rose Bowl Stadium yang terletak di Pasadena, California dengan kapasitas 90.888 orang ini hanya berisi Miley seorang.

Tak hanya bernyanyi di stadion kosong saja, aksi panggung Miley kali ini juga cukup kreatif. Terdapat tulisan “HELP!” berwarna putih yang sangat kontras dengan hijaunya rumput stadion. Ia menyanyi tepat diatas titik dari tanda seru “HELP!”

“Aku mendedikasikan konser ini untuk semua orang yang bekerja tanpa lelah. Mereka yang melakukan pengujian, perawatan dan pembuatan vaksin sehingga kita semua dapat berkumpul di tempat-tempat, seperti stadion kosong ini…. Saya tidak sabar untuk bersama lagi." tulis Miley Cyrus pada akun Twitter pribadinya.

Selain membawakan lagu The Beatles untuk konser tersebut, Miley juga meluangkan waktunya diskusi bersama Rollingstone. Miley menyebutkan bahwa pada generasinya sekarang sedang bersuara untuk menuntut tindakan dan perubahan.

"Generasiku sedang haus akan perubahan dan memimpin tuntutan itu dalam banyak hal. Aku sendiri baru saja menjadi mahasiswa, selama beberapa bulan terakhir dan terutama selama beberapa minggu di negara asalku. Aku telah menjadi mahasiswa dari penyelenggara ini dan dapat belajar dan mendidik diri sendiri. Semacam itulah apa yang kuhabiskan saat seperti ini, bahkan melalui Global Citizen, yang hanya mendidik diri sendiri. Saya pikir itu adalah langkah pertama untuk melakukan perubahan" katanya melalui Rollingstone.

"Kaum muda menggunakan suara mereka setiap hari untuk menuntut perubahan itu, dan terutama sekarang dalam aktivisme ini, meskipun perubahan membutuhkan waktu, kami ingin itu mengarah pada perubahan dengan jangka waktu lama" lanjutnya.

Penulis : Erina Agustin

https://www.youtube.com/watch?v=cFJWYsoxmvo