6 Komposer Handal Indonesia

Sabtu, 14 Juli 2012 23:00  | 

Elfa Secioria Hasbullah



image: ilustrasi

Kapanlagi.com - Musik Indonesia, yang sebenar-benarnya, memang patut dibanggakan. Sektor musik klasik dan orkestra menyumbang peran tidak sedikit, mengharumkan nama bangsa di mata internasional.

KapanLagi.com® mengurutkan 6 nama yang berperan sebagai inti sebuah orkestra, yaitu komposer. Beberapa di antaranya bahkan memiliki warisan berupa sekolah musik yang tersebar di banyak kota di Indonesia. Siapa saja mereka? Langsung buka halaman berikut! (kpl/rea)

1. Elfa Secioria

Nama satu ini bisa dibilang legenda musik Indonesia. Meninggal pada 8 Januari 2011, Elfa meninggalkan begitu banyak warisan berharga untuk negara ini, bukan hanya grup vokal Elfa's Singer, tetapi juga akar musikalitas dan pengaruh lainnya.

Tanggal 23 Maret 2011, almarhum menerima Penghargaan Hadiah Seni dari Pemerintah Indonesia.

2. Addie MS

Addie Muljadi Sumaatmadja nama lengkapnya, lebih dikenal dengan nama Addie MS. Suami dari Memes ini dikenal sudah lama menjadikan musik klasik sebagai pilihannya. Dari sana, Addie mendirikan Twilite Orchestra dan sampai sekarang masih memegang tongkat konduktor orekastra.

Kiprah pria 52 tahun ini tak perlu diragukan lagi. Bukan hanya di dalam negeri, Addie MS bersama Twilite Orchestra telah berulangkali membawa nama Indonesia di kancah internasional. Belakangan, bapak 2 anak ini juga serta dalam pembuatan musik beberapa film layar lebar anak negeri.

3. Andi Rianto

Andi Rianto lahir di Sorong, mulai belajar memainkan piano sejak usia 4 tahun. Sepertinya musik memang jadi panggilan hati, karena setelah menuntaskan pendidikan di Amerika Serikat, ia kembali ke Jakarta untuk mendirikan Magenta Orchestra.

Salah satu program televisi yang walaupun tidak bertahan lama namun mampu mengubah anggapan masyarakat atas musik klasik yang katanya membosankan, HARMONI, merupakan cetusan ide dari pria yang 2 kali jadi nominator Festival Film Indonesia sebagai Penata Musik Terbaik.

4. Erwin Gutawa

Kalau komposer satu ini, ia juga pernah main di beberapa film di tahun 70-an, sebelum menjelang akhir 80-an, memutuskan sepenuhnya terjun ke musik. Erwin mengawalinya dengan bergabung bersama Karimata, sebuah band fusion jazz.

Pada tahun 1993, Erwin mendirikan Erwin Gutawa Orkestra dan mencurahkan fokusnya di sana. ROCKESTRA adalah salah satu kemasan masterpiece bapak 2 anak ini, di mana ia meramu musik orkestra dengan rock dan menuai sukses.

5. Purwatjaraka

Darah musik tampaknya memang deras mengalir dalam diri kakak-beradik ini. Adik perempuan Purwatjaraka adalah Trie Utami, yang juga seorang musisi. Berbeda dari sang adik, pria 52 tahun ini memilih di belakang layar.

Salah satu caranya adalah mendirikan sekolah musik, Purwacaraka Music Studio. Kini sekolah itu mempunyai sekitar 50 cabang yang tersebar di Indonesia.

6. Dwiki Dharmawan

Suami Ita Purnamasari ini juga dikenal sebagai personel band Krakatau. Elfa Secioria adalah orang penting dalam kehidupan musik Dwiki. Musik jazz mengantarnya berkeliling dunia. MEGALITHICUM QUANTUM menjadi karyanya yang mengejutkan dan diingat banyak orang.

Kini Dwiki bergabung bersama World Peace Orchestra dan dipercaya mengelola sekolah musik Farabi yang telah mempunyai 45 cabang pada 2011.

(kpl/rea)