Zero Freitas, Kolektor Jutaan Piringan HItam Dari Brazil
Zero Freitas
Kapanlagi.com - Seseorang pernah mengatakan bahwa mengoleksi rilisan fisik dari musik akan mengakibatkan kecanduan. Sepertinya hal ini yang dialami oleh Zero Freitas pria asal Brazil yang membuat semua kolektor di dunia hormat kepadanya.
Entah sudah berapa banyak uang yang dikeluarkan oleh Freitas sejak kecil untuk membeli piringan hitam. Kegemaran yang membuat dia sempat melakukan terapi untuk menghentikannya. Namun kecanduan ini terus menggila dan membeli semua vinyl dari berbagai genre yang ada di seluruh dunia.
Untungnya Freitas mapan dalam segi finansial. Usahanya di bidang transportasi mampu menyokong kegilaannya ini. Hobi ini semakin menjadi setelah dia memegang bisnis keluarganya.
Freitas menuturkan awal mula dia bersinggungan dengan vinyl. Di mulai ketika dia berumur 5 tahun di mana sang ayah membeli sebuah hi fi stereo dengan bonus 200 album sebagai bonus. Momen ini ternyata membekas di hatinya dan beranjak dewasa dia pun mulai membeli album pertamanya yaitu Roberto Carlos Sings To The Children.
Advertisement
Hobi ini semakin tak terbendung, kegemarannya akan musik dan mengoleksi album terus menggila. Pada usia remaja dia telah memiliki 3000 rekaman fisik. Kesukaannya akan musik membuat dia memilih kuliah di bidang komposisi lagu, namun hal tersebut tak dipergunakannya setelah lulus. Freitas memilih untuk meneruskan usaha orang tuanya.
Pada usia 30 tahun dia telah mengumpulkan 30.000 rekaman, termasuk koleksi di masa remajanya. Usaha bis yang kian membesar serta perceraiannya membuat Freitas semakin nafsu untuk menambah koleksinya.
"Mungkin karena aku hidup sendiri," ujarnya singkat.
Freitas membeli semua vinyl dari berbagai toko di seluruh dunia yang masih aktif hingga menjelang bangkrut sekalipun. Tak hanya itu, dia juga membeli dari berbagai kolektor yang sudah tak menginginkan lagi koleksinya.
Koleksi ini disimpan di gudang yang besar tertata berjuta-juta vinyl dari berbagai musisi. Vinyl tersebut ada yang sudah dikategorikan tertata rapi di rak namun ada yang dibiarkan bertumpuk karena belum sempat dibuka. Freitas menyeringai puas melihat gudangnya yang semakin padat dengan vinyl. Dia tak khawatir koleksinya akan rusak, karena vinyl memiliki ketahanan yang bagus dibandingkan CD atau tape.
Entah sampai kapan kegilaan Freitas akan berakhir dan belum jelas akan diapakan vinyl ini. Dia terlihat santai mengamati satu persatu vinyl dan terkadang membuka dan mengamati cover beserta isinya. Bagi para penggemar vinyl ini adalah suatu kenikmatan tersendiri.
(Gisela Cindy resmi menikah dengan Sian di Kanada!)
(kpl/faj)
Advertisement