White Shoes And The Couples Company Pantang 'Melacur'
White Shoes and The Couples Company di acara Peresmian Jaya Suprana School of Performing
Kapanlagi.com - Nama White Shoes and The Couples Company di kalangan pecinta musik Indonesia sejatinya adalah band yang berkualitas, terutama di komunitas indie. Tak heran bila karya-karya mereka dilirik Minty Fresh, sebuah label indie di Amerika.
Namun, bila dibanding dengan band-band dari major label terutama dalam urusan komersil, White Shoes and The Couples Company memang sedikit 'tak berdaya'. Tetapi band pop ber-influence jazz pentatonik tersebut pantang untuk 'melacur'.
"Di independen kita punya waktu yang fleksibel berbeda dengan major label yang selalu bicara big money," tutur Aprilia Apsari, sang vokalis.
"Memang di sisi lain penghasilan kita tidak bisa memenuhi tabungan, tapi pundi-pundi itu masih bisa diisi dari profesi lain. Seperti saya menjadi ilustrator dan desain grafis, jadi kenapa kita harus 'melacur', dan kalau mau 'melacur' kenapa tidak dari pertama saja," imbuhnya menegaskan.
Advertisement
Bagi Sari pribadi, sebenarnya band mau buat musik seperti apa pun adalah sah saja, selama mereka melakukannya dengan tulus, maka dampak yang ditimbulkannya past lebih positif.
"Karena musik itu soal selera, kalau sekarang lagi musimnya seperti band-band yang seperti itu tidak masalah, yang terpenting bagaimana kita menghargai sebuah karya," tandasnya saat disambangi di acara Peresmian Jaya Suprana School of Performing di MOI (30/8).
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/wwn/bar)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
