The Mans, Band Baru Sigit Wardana Yang Bawa Kembali Warna Musik Era 90-an

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:07  | 

Sigit Wardana



Sigit Wardana usung musik 90-an. (KapanLagi.com/Fikri Alfi)

Kapanlagi.com - Setelah hengkang dari Base Jam, musisi Sigit Wardana kembali membentuk grup band baru bernama The Mans. Terbentuknya, band ini berawal dari sekumpulan musisi yang bergabung di label musik Mans Entertainment. Beranggotakan Sigit Wardana (vokal), Frenky Paulus (gitar), Jevri Merdi (gitar), Eppy DJ (bass), dan Abdullah Mansuri (drum) The Mans merilis single Permaisuriku sebagai debut perdananya.

"Ini menjadi bagian penting bagi kami Mans Entertainment dan The Mans. The Mans muncul dari persahabatan selama dua tahun di Mans Entertainment. Kami ingin membuat karya yang dipersembahkan ke pecinta musik tanah air," kata Abdullah Mansuri, drummer The Mans yang juga CEO Mans Entertainment di kantornya, di bilangan Warung Jati, Jakarta Selatan, Jumat (19/10/2018).

"The Mans terjadi dari persahabatan. Tadinya kita masing-masing udah eneg ngeband. Saatnya kita berada di balik layar, memproduseri musisi-musisi lain. Namanya musisi mau diredam gimanapun keluar juga karyanya," sambung Sigit Wardana.

1. Pengaruh Musik 90-an

Yang menarik dari The Mans, mereka mengusung gaya musik di era 90-an. Menurut Sigit, tidak sedikit penikmat musik di Indonesia masih menyukai musik-musik di era 90-an. Meski mengusung konsep 90-an, namun gaya musik The Mans tetap dikemas sangat menarik. Sehingga, musik The Mans bisa diterima oleh semua kalangan.

"Intinya kita 90-an banget, nggak. Mungkin karena umurnya hampir sama mungkin influence era-nya nggak jauh-jauh (90-an). Ketika kita ngeluarin ide-idenya seperti itu influence itu ketika bikin lagu, jadi nggak bisa dibohongin lah," kata Sigit.

Debut awal The Mans lewat single Permaisuriku. Diciptakan oleh Abdullah Mansuri, lagu Permaisuriku sudah resmi dirilis. Bahkan, sudah diputar di radio seluruh Indonesia.

2. Inspirasi Lagu

"Sekarang pemutaran serentak di radio Indonesia. Video klip juga sudah bisa dilihat di YouTube," kata Abdullah Mansuri.

Abdullah Mansuri mengatakan, lagu Permaisuriku dibuat secara singkat, hanya dalam waktu lima menit saja. Abdullah Mansuri mengatakan, lagu Permaisuriku sengaja dibuat untuk laki-laki yang benar-benar mencintai wanita setulus hati.

"Ini saya yang saya ciptakan, kurang lebih lima menit jadi. Ditambah sama Frenky, dan ditambah sama Sigit Wardana. Ini kita persembahkan buat laki-laki, bahwa cintailah wanita dengan ketulusan. Kalau itu dilakukan pasti didapatkan," tandas Abdullah Mansuri.

Simak Juga

Rilis Single Baru, Wong Pitoe Hadirkan Konsep yang Berbeda

Ditanya Musik Atau Film, Sigit Wardana Pilih Dua-Duanya

Terjun Jadi Produser Web Series, Sigit Wardana: Ini Juga Proses Belajar

Jadi Produser Web Series 'SANG PENGGODA', Sigit Wardana Dapat Kesenangan Tersendiri

Recycle Lagu Sigit Wardana, Penyanyi Albertha Ivana Ajak Duet Bojes AFI

(kpl/far/rna)