'Terang Bersulam', Single Baru Peraukertas yang Berisi Soal Janji Palsu - Korupsi

Kamis, 21 November 2019 05:03


Peraukertas (Credit: Istimewa)

Kapanlagi.com - Trio “Organic Rock” Unit dari Bekasi. Candra Riadiyanto (vokal & gitar), Hardi Arief Pambudi (bass & vokal latar) & Halilintar Syumanjaya (drum & vokal latar) resmi membentuk Peraukertas pada tanggal 9 September 2016.

Secara mandiri Peraukertas sudah berlayar kurang lebih selama 3 tahun (2016-2019). Dan sudah merilis 2 single serta 1 EP/mini album secara independen. Dan kini Peraukertas merilis single terbaru berjudul “Terang Bersulam” bersama label barunya yaitu Universal Music Indonesia. Dalam project ini mereka bekerjasama dengan Levi’s Indonesia, karena Peraukertas adalah runner up dari Levi’s Band Hunt 2018.

1. Genre Organic Rock

Peraukertas mengusung genre yang mereka sebut dengan Organic Rock. Mereka yakin bahwa perkembangan dan kemajuan industri musik khususnya di Indonesia saat ini semakin keren dan tak ada batasan kreatif baik dari pelaku bahkan sampai ke penikmatnya. Semua bisa hidup, berkembang dan bersinergi dari satu skena ke skena lainnya.

“Terang Bersulam” diciptakan oleh Hardi, Candra & Halilintar. Hardi si pembuat lirik menjelaskan bahwa di lagu ini berisi mengenai 3 issue, yaitu “Janji Palsu, Hoax & Korupsi”. Issue yang sangat masih kental terasa di lingkungan terdekat bahkan di dalam Whatsapp group. Hardi menjelaskan, “Risih banget sama yang suka nyebar berita di grup WA, tapi gak dikurasi dulu beritanya bener apa nggak, malah jadi polemik di grup. Gue kalau nemu yang begitu males, biasanya langsung leave group aja udah”.

2. Berharap Jadi Doa

Candra menjelaskan, “Korupsi juga masih sangat sering kejadian di Indonesia. Kalo ada yang bilang basi ah bikin lagu tentang korupsi, gue sih gak masalah, selama korupsi belum meredam, sangat sah untuk bikin karya mengenai hal itu. Karya yang baik kan bisa jadi doa juga. Atau gini deh ga usah jauh-jauh, pernah ga sih dulu nyokap lo nyuruh beli gula di warung, lo dikasih duit Rp 10.000, harga gulanya Rp 7.000, kembaliannya ga lo kasih nyokap malah lo pake buat jajan. Nah, korupsi bukan namanya? Hahaha”.

Halilintar menambahkan, “Nah, kalau janji palsu gue sih sering juga ngelakuin. Tapi, semoga Terang Bersulam bisa menjadi doa supaya yang jelek-jelek bisa segera meredam dan yang baik-baik semakin terang bersulam”.

Langkah berani dari salah satu Major Label terbesar di Indonesia untuk merilis sebuah band yang era saat bisa dibilang dengan sebutan musik sidestream. Dengan Universal Music Indonesia merilis band seperti Peraukertas, semakin membuktikan bahwa perkembangan industri musik di Indonesia semakin berkembang dan tak ada batasan dalam hal karya. Semua saling bersinergi untuk keberagaman, perkembangan dan kemajuan industri musik khususnya di Indonesia. What a good news by the way.

Sayang Untuk Dilewatkan!

Irfan Hakim Bimbang Ingin Wujudkan Harapan Miliki 7 Anak

Cecep Reza Meninggal Saat Tidur, Dua Hari Sebelumnya Pasang Ring Jantung

Cecep Reza Meninggal Dunia, Begini Sosoknya di Mata Ibu Mertua

Dulang Pendapatan Total Rp 24 Miliar di Malaysia, Film Horor 'MAKMUM' Raih Rekor MURI

Ria Irawan Terus Jalani Pengobatan, Tio Pakusadewo Beberkan Kondisi Terkini

(kpl/pur/tdr)