Tak Terima Ditinggal Kawin, Yati Hapsary Jadi 'Penjagal'

Yati Hapsary/KapanLagi®

Kapanlagi.com - Mencoba beralih genre bukanlah perkara mudah. Hal itulah yang dirasakan oleh Yati Hapsary. Penyanyi campur sari asal Wonogiri ini akhirnya merilis karya-nya, Jagal alias Janda Galau yang bergenre dangdut.

"Jadi ini lagunya menceritakan kegalauan seorang wanita yang ditinggal kawin lagi oleh pasangannya," jelasnya singkat.

Kala dihubungi di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (13/6), perempuan berusia 28 tahun ini menambahkan ketertarikan pada dangdut sudah ada sejak kecil. Tetapi seiring waktu malah lebih banyak bergelut dengan musik campur sari.

"Jadi awalnya dari banyak permintaan lagu dangdut di campur sari dan ternyata tidak beda jauh dengan sehingga membuat saya tertarik ke dunia dangdut. Namun saya juga nggak mau tinggalkan campur sari yang yang telah membesarkan nama saya," sambung biduan di bawah label Bagas Musik ini.

Terlebih kini dangdut mulai kembali terangkat dengan adanya ajang penghargaan bagi musisinya yang diadakan Indosiar belum lama berselang. Karena itu, walau judul single-nya berkonotasi miring, Ia berharap pendengar dapat berpikir dewasa.

"Di lirik lagu memang ada kegalauan dan kegenitan tapi bukan kegenitan dalam arti kata negatif. Malah sebaliknya, kegenitan untuk menarik simpati pendengar musik Indonesia agar terhibur ketika pertama kali mendengarkan," imbuh penyanyi yang tak menjadikan goyangan sebagai bumbu aksinya itu.

(kpl/dis/gtr)

Rekomendasi

Trending