Swedish House Mafia Gelar Tur Terakhir di Indonesia

Swedish House Mafia

Kapanlagi.com - Terbentuk tahun 2008 di Swedia, grup musik dance Swedish House Mafia telah berhasil menelurkan karya yang dilirik oleh pasar musik dunia. Dalam waktu 4 tahun grup yang biasa disingkat SHM ini berhasil duduk di peringkat 10 di DJ Magazine Top 100 DJ Poll tahun 2011.

Mereka juga memenangkan EBBA Award, sebuah penghargaan atas popularitas di industri musik dance. Namun, grup yang digawangi oleh 3 orang DJ yaitu Steve Angello, Sebastian Ingrosso, dan Axwell ini mengumumkan akan mengakhiri kebersamaan mereka.

Tur bertajuk One Last Tour jadi istimewa, karena ini kali terakhir mereka menjalani tur bersama. Selanjutnya, para personel akan konsentrasi dengan proyek individu mereka. Beruntunglah, Indonesia menjadi salah satu negara yang disinggahi oleh SHM.

"Setelah berbulan-bulan, akhirnya confirm juga. Saya dapat informasi mereka mau ke Asia, Juni. Tapi banyak kabar beredar katanya mereka mau bubar. Akhirnya kami kontak-kontakan kurang lebih 4 bulan. Ini tur terakhir mereka, jadi semuanya akan massive dan sama kayak negara lainnya," ucap Shane Hardjani dari pihak Marygops Studio di Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Jakarta Pusat (9/11).

Tak tanggung-tanggung, untuk mendapatkan sebuah pertunjukan yang wah, pihak promotor pun menyediakan kapasitas sound dan lighting yang sangat besar.

"100 ribu watt untuk sound, dan lightingnya 200 ribu watt. Dan jangan lupa kembang apinya nanti," kata Shane.

"Untuk stage lighting, led, gak akan jauh beda dengan yang di UK. Karena ini One Last Tour makanya kita akan kasih yang terbaik," tukas Peter.

(kpl/ato/rea/faj)

Rekomendasi

Trending