Status Hukum Sudah Naik Sidik, Promotor Konser We All Are One Terancam Hukuman Penjara 5 Tahun

Jum'at, 02 Desember 2022 14:09


Dokumentasi Pribadi

Kapanlagi.com - Fritz Hutapea memberikan kabar terbaru soal kasus konser We All Are One setelah CEO promotornya, Mr. Park ditangkap pihak imigrasi. Anak dari Hotman Paris ini menyebutkan jika kasus tersebut sudah naik ke tahap penyidikan. Fritz Hutapea sendiri adalah konsultan hukum dari pihak vendor, yaitu PT Visi Musik Indonesia yang membantu para korban membuat laporan.

"Info terakhir yang didapatkan, direktur konser ini mr park sudah naik sidik dan sampai sekarang ini tinggal menunggu update penyidikan dari pihak imigrasi. Karena walaupun kena dari membuat usaha menggunakan VOA terancam penjara paling lama 5 tahun, dalam waktu yang sama apa yang terjadi dengan uang rakyat Indonesia yang masuk di sana," kata Fritz Hutapea.

Mr. Park selaku promotor dari PT Coution Live Indonesia sebelumnya diadukan banyak netizen setelah menunda konser We All Are One secara mendadak. Dirinya dituntut mengembalikan uang para penonton yang akan melihat idolanya tampil. Setelah tak ada kejelasan soal pembagian uang, salah satu penonton bernama Derpita Gultom melaporkan Mr. Park. Derpita menuding orang Korea tersebut melakukan penipuan sampai harus diamankan pihak berwajib untuk menyelesaikan masalah tersebut.

1. Mendapat Perhatian Dubes RI

Masalah ini pun sampai terdengar dan mendapat perhatian Dubes RI untuk Korea Selatan. Fritz mengakui jika dirinya membutuhkan bantuan pihak Dubes untuk menjelaskan ke pemerintah Korea Selatan.

"Kami sudah membuka pintu untuk Dubes RI di Korea dan kami juga sudah memberi terima kasih bahwa mereka juga sudah mengeluarkan pernyataan siap membantu. Semoga para pihak di Korea juga mengerti bahwa asing atau lokal kalau melanggar hukum di negara dia berada, memang bisa dikenakan hukum negara tersebut," kata anak bungsu Hotman Paris ini.

Fritz Hutapea akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu korban konser We All Are One untuk mendapatkan kembali uang mereka. Dalam waktu dekat ini, Fritz akan berusaha menghadapi para pelaku penduga pencuri hasil uang konser tersebut.

(kpl/gtr)